Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur [DESA MERDEKA] – Di balik kesibukan warga yang bergelut di ladang dan sungai, Desa Umalulu di Sumba Timur kini memperketat barisan demi menjaga kesehatan warganya. Pada Senin (8/6/2026), Rapat Rutin Rumah Desa Sehat (RDS) Tahap II digelar di Gedung PAUD Waimarang. Pertemuan ini menjadi langkah krusial untuk mensinkronkan program penurunan angka stunting sekaligus merespons tingginya kasus malaria yang menjadi ancaman nyata bagi kesehatan masyarakat desa.
Secara geografis, aktivitas warga Umalulu yang banyak berinteraksi dengan alam, menempatkan mereka pada risiko tinggi gigitan nyamuk malaria. Data dari Puskesmas Melolo menunjukkan tren peningkatan kasus malaria di wilayah tersebut dibandingkan tahun sebelumnya, di mana angka kesakitan kini mencapai kenaikan sebesar 15 persen. Kepala Puskesmas Melolo, Mariati Nona Ina, memberikan peringatan tegas: ia mengimbau warga agar selalu mengenakan pakaian lengan panjang saat beraktivitas di area rawan nyamuk sebagai bentuk proteksi diri yang mendesak.
Rumah Desa Sehat (RDS) sendiri kini menjadi pusat komando bagi setiap layanan kesehatan dasar di tingkat desa. Kepala Desa Umalulu, Jeky Hamanay, bersama para ahli gizi, bidan, perawat, dan penyuluh KB (PLKB), berkomitmen memperkuat koordinasi lintas sektor. Forum ini menjadi tempat bagi seluruh pemangku kepentingan untuk mengevaluasi progres percepatan penurunan stunting yang membutuhkan keterlibatan aktif keluarga dalam pemenuhan gizi anak.
Bagi warga Desa Umalulu, sinergi ini adalah pelindung. Dengan mengintegrasikan penanganan stunting dan pengendalian malaria dalam satu wadah koordinasi, desa tidak lagi bekerja secara parsial. Keberhasilan pembangunan desa tidak akan bermakna tanpa kehadiran masyarakat yang sehat. Lewat forum RDS yang konsisten, Desa Umalulu membuktikan bahwa kesehatan adalah fondasi utama untuk membangun masa depan warga yang lebih cerdas, tangguh, dan jauh dari ancaman penyakit endemik.
Membagikan informasi yang menarik dari informasi Desa


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.