Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

PEMERINTAHAN · 18 Agu 2023 22:17 WIB ·

Lawan Krisis Ala Korsel, Kemendagri: Desa Jangan Pelit Ilmu!


					Lawan Krisis Ala Korsel, Kemendagri: Desa Jangan Pelit Ilmu! Perbesar

Jakarta [DESA MERDEKA] Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meluncurkan strategi baru untuk mencegah Indonesia terjebak dalam krisis “desa mati” seperti yang dialami Jepang dan Korea Selatan. Caranya bukan hanya dengan kucuran dana, melainkan melalui instruksi keras kepada desa-desa unggulan agar berhenti menyimpan rahasia sukses mereka sendiri dan mulai berbagi ilmu secara terbuka.

Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa, Eko Prasetyanto Purnomo Putro, menyentil fenomena desa maju yang masih enggan membagikan formula keberhasilannya kepada wilayah lain. Menurutnya, sikap tertutup ini merupakan kelemahan besar dalam upaya memeratakan kesejahteraan nasional.

“Bagi desa-desa yang maju, ayo berkolaborasi. Bagikan keunggulan kalian supaya bisa dicontoh desa lainnya. Masih banyak praktik hebat yang tidak dibagikan, ini harus diubah,” tegas Eko dalam keterangan resminya, Jumat.

Strategi Menangkal “Kiamat Desa”
Sudut pandang menarik disampaikan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. Ia menekankan bahwa memperkuat desa adalah langkah preventif agar Indonesia tidak mengalami urbanisasi ekstrem. Belajar dari kasus Jepang yang berpusat di Tokyo atau Korea Selatan yang terkonsentrasi di Seoul, Tito ingin desa di Indonesia tetap hidup dan produktif.

Urbanisasi berlebihan terbukti membuat desa-desa di negara maju sepi penghuni, yang pada akhirnya memicu masalah sosial dan penurunan populasi. Tito menawarkan visi baru bagi generasi muda Indonesia: “Dekat dengan alam, namun rezeki kota.” Jika ekonomi desa kuat melalui kolaborasi, masyarakat tidak perlu lagi berbondong-bondong pindah ke kota besar hanya untuk mencari nafkah.

Apresiasi untuk Para Inovator Lokal
Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap inovasi, Kemendagri memberikan penghargaan kepada 12 desa dan 12 kelurahan yang berhasil menjadi jawara regional di seluruh Indonesia. Penghargaan ini dibagi menjadi empat wilayah, mulai dari Sumatera hingga Papua.

Selain itu, penghargaan Upakarya Wanua Nugraha juga dianugerahkan kepada para Gubernur, Bupati, dan Wali Kota yang dianggap sukses membina wilayahnya hingga berprestasi di level nasional. Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa kemajuan desa adalah hasil sinergi antara kebijakan pemerintah daerah dan kemauan masyarakat untuk berinovasi tanpa batas.

Dengan memicu semangat berbagi antarwilayah, Kemendagri optimistis pembangunan desa akan menjadi fondasi utama ekonomi nasional yang mampu menahan laju urbanisasi sekaligus menjaga kedaulatan kependudukan Indonesia di masa depan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Satu Desa Satu Operator: Kunci Bantuan Tepat Sasaran

30 April 2026 - 05:30 WIB

Retret Akmil: Gembleng Pimpinan DPRD Demi Pembangunan Desa Efektif

20 April 2026 - 08:36 WIB

Lilin Desa: Visi Hatta Lewat Jutaan Bibit Kelapa

4 April 2026 - 19:39 WIB

Cair Serentak: Strategi Amankan Rp900 Ribu dari Dana Desa

16 Maret 2026 - 06:34 WIB

Jalan Tol Hasil Bumi: Ambisi Mendes Yandri untuk Yahukimo

11 Maret 2026 - 21:03 WIB

Duet Kemendes-BAPPISUS: Perkuat Daya Gedor Ekonomi Desa

11 Maret 2026 - 04:55 WIB

Trending di PEMERINTAHAN