Jombang, Jawa Timur [Desa Merdeka] – Pendopo Kelurahan Jombatan mendadak khidmat oleh lantunan suara merdu puluhan anak dalam Festival Muazin Cilik 2026, Minggu (8/3/2026). Lebih dari sekadar kompetisi suara, agenda tahunan ini menjadi misi besar Kelurahan Jombatan Setia dalam membangun fondasi karakter dan kepercayaan diri anak-anak sejak dini melalui syiar Islam.
Lurah Jombatan, Evodie Demas Sugandy, menegaskan bahwa festival ini adalah ruang apresiasi strategis bagi bakat anak. “Kami ingin melatih keberanian mereka. Generasi yang mencintai masjid sejak kecil akan menjadi pilar kekuatan sosial yang tangguh di masa depan,” ungkapnya saat membuka acara.
Menumbuhkan Keberanian dan Syiar Islam
Festival Muazin Cilik ini diselenggarakan sebagai wadah strategis untuk menumbuhkan keberanian serta bakat anak-anak dalam syiar Islam. Melalui lantunan adzan yang merdu, kecintaan anak-anak terhadap rumah ibadah diharapkan dapat dipupuk sejak dini.
”Festival ini dimaksudkan untuk melatih kepercayaan diri anak-anak kita. Bakat yang mereka miliki harus diberikan ruang apresiasi yang tepat agar terus berkembang,” ujar Evodie Demas Sugandy dalam pidatonya. Beliau menambahkan bahwa generasi yang cinta masjid akan menjadi pilar kekuatan sosial di masa depan.
Proses Penjurian yang Ketat
Setiap peserta yang tampil dinilai berdasarkan beberapa kriteria utama, yakni kefasihan makhraj, kemerduan suara, serta ketepatan irama adzan. Suasana kompetisi yang sehat sangat terasa saat satu per satu peserta menaiki podium. Antusiasme masyarakat sekitar juga terlihat tinggi, terbukti dengan banyaknya orang tua yang mendampingi buah hati mereka untuk diberikan dukungan moril.
Selain aspek teknis, nilai-nilai sportivitas juga ditanamkan kepada para peserta. Melalui kegiatan ini, diharapkan akan lahir generasi muazin yang tidak hanya cakap secara teknik, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia.
Harapan untuk Masa Depan Jombatan
Kegiatan rutin tahunan ini direncanakan akan terus dikembangkan dengan skala yang lebih besar. Kelurahan Jombatan Setia berkomitmen untuk menjadikan agenda keagamaan sebagai prioritas dalam pembangunan sumber daya manusia.
”Semoga gema adzan yang dikumandangkan hari ini dapat membawa keberkahan bagi lingkungan kita. Kita semua berharap para muazin cilik ini kelak menjadi sosok yang membanggakan bagi orang tua dan bangsa,” pungkas Evodie.
Acara kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama dan penyerahan apresiasi kepada seluruh peserta sebagai bentuk penghargaan atas keberanian mereka tampil di atas panggung. (*)



















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.