Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 18 Feb 2026 16:54 WIB ·

Koperasi Merah Putih: Jaringan Raksasa Ekonomi Desa Seluruh Indonesia


					Koperasi Merah Putih: Jaringan Raksasa Ekonomi Desa Seluruh Indonesia Perbesar

Jakarta [DESA MERDEKA] – Indonesia sedang menyiapkan “senjata” ekonomi baru yang masif dari pinggiran. Pemerintah melalui Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) resmi mempercepat realisasi Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih di seluruh penjuru negeri. Targetnya ambisius: membangun jaringan ekonomi rakyat yang saling terhubung dari Sabang sampai Merauke.

Fokus utama saat ini adalah mengamankan aset lahan untuk kantor koperasi di setiap desa dan kelurahan. Menteri Desa PDT, Yandri Susanto, menegaskan bahwa pemerintah pusat siap turun tangan jika pemerintah daerah menemui kendala dalam penyediaan lahan.

“Kita perlu solusi cepat soal tanah ini. Pemerintah pusat harus ikut ambil alih agar operasional koperasi segera terwujud,” ujar Yandri dalam Rapat Koordinasi Terbatas di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Rabu (18/2/2026).

Membangun Ekosistem, Bukan Sekadar Gedung
Sudut pandang menarik dari proyek ini adalah konsep keberlanjutannya. Pemerintah tidak ingin sekadar membangun fisik kantor, tetapi menciptakan bangunan jangka panjang yang fungsional bagi kesejahteraan warga.

Setelah infrastruktur siap, langkah strategis berikutnya adalah digitalisasi dan konektivitas. Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, memproyeksikan sebanyak 81.000 koperasi akan saling terhubung (inline) menggunakan teknologi terbaru.

“Semua koperasi harus nyambung satu sama lain. Ada korelasi kuat antarwilayah, sehingga pemasaran produk harian maupun jasa dari desa bisa menembus pasar yang lebih luas,” ungkap Zulkifli.

Kolaborasi Lintas Kementerian untuk SDM Unggul
Kekuatan program ini terletak pada kerja sama raksasa antar-lembaga. Tidak hanya Kemendes, proyek ini melibatkan Kementerian Koperasi, Kemendagri, Kementan, Kemenkeu, hingga PT Agrinas Pangan Nusantara.

Kolaborasi ini mencakup:

  • Regulasi Cepat: Penerbitan aturan hukum untuk mempermudah operasional koperasi.
  • Pelatihan SDM: Peningkatan kapasitas aktor penggerak desa agar mahir mengelola bisnis.
  • Sinergi Produk: Pemenuhan kebutuhan harian masyarakat secara mandiri melalui rantai pasok antar-koperasi.

Melalui langkah ini, Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi tulang punggung baru yang memperkuat kedaulatan pangan dan ekonomi nasional langsung dari akar rumput.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Siasat Ekspor Mikro: Berhenti Berteori, Saatnya Menyambung Titik Cuan Desa

20 September 2026 - 16:09 WIB

Transportasi Desa Indari Disorot, Pemerintah Diminta Beri Solusi

17 September 2026 - 21:04 WIB

Ketika Mesin Digugat: Palagan Manusia di Pilkades Bantarjaya

17 September 2026 - 13:44 WIB

Tegaskan Bebas Tendensi Politik, LSM KANe Malut Buka Suara Soal Monitoring BLT dan Legalitas Organisasi

8 September 2026 - 06:13 WIB

LSM Tantang Inspektorat Halsel Audit Dana Desa Sengga Baru

4 September 2026 - 22:43 WIB

Jurus Baru 20 Desa Wisata Sumbar Pikat Dunia

3 September 2026 - 05:12 WIB

Trending di RAGAM