Klaten [DESA MERDEKA] – Kabar baik datang dari Klaten! BPJS Ketenagakerjaan Cabang Klaten dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten punya misi keren nih buat melindungi seluruh pekerja di desa. Mereka baru aja ngadain diskusi seru buat ngebut program Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ) di tahun 2025. Bayangin, semua elemen penting di desa, mulai dari Pak Lurah, Pak RT, Bu RW, anggota BPD, Linmas yang sigap, sampai para kader dan pekerja proyek desa, semuanya bakal punya jaminan sosial!
Acara penting ini berlangsung di tempat yang asyik, Amaranta Prambanan Yogyakarta (25/3/2025). Banyak tokoh penting yang hadir, seperti Bapak Jaka Purwanto (Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Klaten), Ibu Wahyuni Sri Rahayu (Kepala Dinas PMD Klaten), Bapak Joko Lasono (Ketua DPC PAPDESI Klaten), dan Bapak Arimeita Wahyu Adi (Kepala BPJS Ketenagakerjaan Klaten). Semuanya semangat banget buat mewujudkan perlindungan ini.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Klaten, Bapak Arimeita Wahyu Adi, bilang kalau perlindungan ini tuh penting banget buat semua pekerja di desa. Ibaratnya kayak punya payung sebelum hujan, biar kalau ada risiko kecelakaan kerja atau musibah, keluarga pekerja nggak langsung kesulitan ekonomi. “Dengan BPJS Ketenagakerjaan, kita hadir sebagai jaring pengaman yang melindungi pekerja dan keluarganya dari risiko jatuh miskin kalau terjadi apa-apa,” ujarnya mantap. BPJS Ketenagakerjaan Klaten pun siap gercep koordinasi biar program ini cepet terwujud di seluruh Klaten.
Pak Jaka Purwanto dari Pemkab Klaten juga kasih apresiasi buat makin banyaknya kepala desa dan perangkatnya yang udah jadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Tapi, beliau juga nyentil sedikit soal lembaga desa lain seperti RT, RW, dan BPD yang kepesertaannya masih minim. “Dukungan iuran dari desa itu penting banget buat memperluas perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Misi Pemkab Klaten buat mensejahterakan masyarakat desa itu sejalan banget sama program jaminan sosial ini,” jelas Pak Jaka.
Sejalan dengan itu, Ibu Wahyuni Sri Rahayu dari Dinas PMD Klaten juga menekankan betapa pentingnya jaminan sosial buat para perangkat desa yang udah kerja keras. Beliau berharap ke depannya ada aturan khusus soal anggaran iuran BPJS Ketenagakerjaan buat lembaga desa, biar nggak cuma dibebankan ke kas desa aja. “Proyek pembangunan fisik di desa juga jangan sampai lupa diikutsertakan BPJS Ketenagakerjaan,” tambahnya.
Nah, yang bikin terharu, di acara ini BPJS Ketenagakerjaan Klaten juga nyerahin santunan total Rp 181.572.900 buat ahli waris empat peserta dari ekosistem desa yang mengalami musibah. Ada keluarga Bapak Herman Kristanto dari Pemdes Kemudo, Bapak Riyanta dari RT Desa Pakahan, Bapak Wakhid Ridwan dari RW Desa Sukorejo, dan Bapak FY. Parintyatma dari BPD Desa Gemblegan. Penyerahan santunan ini jadi bukti nyata kalau BPJS Ketenagakerjaan bener-bener hadir buat melindungi masyarakat desa. Keren ya!
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.