Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PEMILU · 22 Des 2023 14:29 WIB ·

Jumat Curhat Tempirai: Menjaga Desa Jelang Pemilu


					<em>Kapolsek Penukal Utara, IPTU Fredy Franse Triwahyudi, berinteraksi langsung dengan warga Desa Tempirai dalam kegiatan Jumat Curhat.</em> Perbesar

Kapolsek Penukal Utara, IPTU Fredy Franse Triwahyudi, berinteraksi langsung dengan warga Desa Tempirai dalam kegiatan Jumat Curhat.

Penukal Abab Lematang Ilir, Sumatera Selatan [DESA MERDEKA] Desa Tempirai, yang terletak di Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, mendadak lebih hangat dari biasanya. Alih-alih formalitas kaku, suasana di desa yang dikenal dengan topografi datar dengan dominasi lahan pertanian ini berubah menjadi ruang diskusi terbuka. Warga dari berbagai kalangan duduk bersama aparat kepolisian dalam agenda “Jumat Curhat” pada Jumat (22/12/2023), sebuah wadah di mana setiap keluhan warga didengar langsung oleh Polsek Penukal Utara.

Kapolsek Penukal Utara, IPTU Fredy Franse Triwahyudi, menegaskan bahwa kehadiran polisi bukan sekadar simbol otoritas, melainkan mitra bagi masyarakat desa. Program Jumat Curhat hadir untuk meruntuhkan sekat antara seragam dan realitas sosial di lapangan. Bagi warga Tempirai, forum ini menjadi kesempatan emas untuk menyampaikan masukan terkait kinerja polisi maupun persoalan Kamtibmas yang sering luput dari radar.

“Kami tidak hanya datang untuk menghimbau, tapi untuk memastikan setiap warga merasa terlindungi,” ujar IPTU Fredy.

Ia menegaskan bahwa pintu Polsek Penukal Utara terbuka 24 jam. Jika warga menemui kendala di lapangan, bantuan akan segera disalurkan. Komitmen ini menjadi krusial, terutama bagi masyarakat desa yang kerap kesulitan mengakses jalur birokrasi keamanan.

Di tengah tensi politik yang mulai merangkak naik menyongsong Pemilu, Kapolsek juga memberikan catatan penting: menjaga persatuan desa. Ia mengingatkan warga Tempirai agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum tentu kebenarannya. Desa yang harmonis adalah modal utama agar pembangunan tidak terhambat oleh konflik horizontal yang dipicu oleh perbedaan pilihan politik.

Geografis PALI yang kaya akan sumber daya alam, khususnya minyak dan gas, menuntut ketenangan ekstra agar aktivitas ekonomi masyarakat tidak terganggu. Melalui dialog interaktif ini, potensi gangguan keamanan diharapkan bisa dideteksi sedini mungkin. Jumat Curhat bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan upaya sistematis untuk merawat “kerukunan” sebagai aset terbesar Desa Tempirai. Dengan sinergi yang terbangun, harapan untuk desa yang lebih aman, kondusif, dan maju bukan lagi sekadar impian, melainkan tujuan yang bisa dikejar bersama.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pilkades PAW Liunggunung: Empat Putra Terbaik Siap Mengabdi

11 April 2026 - 19:00 WIB

Syarat Cair APBDes Malaka: Data Warga Meninggal Harus Beres

1 April 2026 - 18:09 WIB

Bawaslu Pacitan Ajak Karang Taruna Jinakkan Bom Waktu Pemilu

1 Maret 2026 - 07:53 WIB

Pilkades Digital Karawang: Hemat Anggaran 90 Persen dan Inklusif

31 Desember 2025 - 19:03 WIB

Sistem Termin: Mesin Sunyi Penyimpangan Anggaran Proyek Negara

31 Desember 2025 - 17:24 WIB

Sukses! Desa Pegagan Indramayu Simulasikan Pilwu E-Voting

6 Desember 2025 - 03:37 WIB

Trending di PEMILU