Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Sorak-sorai dan tepuk tangan riuh memecah keheningan pagi di kawasan RW 13, Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang. Ratusan warga dari Kompleks Perumdam Wirasakti 1 dan 2 tampak menyemut sejak matahari baru saja terbit. Mengenakan pakaian olahraga aneka warna, mereka berkumpul dengan satu tujuan: menumpahkan keringat sehat sekaligus merawat kebersamaan jelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
Minggu pagi itu (16/8/2026), udara di pesisir barat Sumatera Barat terasa menyegarkan. Wilayah Nanggalo, yang secara geografis berada pada dataran rendah landai sekitar 3 hingga 8 meter di atas permukaan laut, menjadi arena yang sempurna untuk sebuah jalan sehat. Rute datar yang melintasi pemukiman warga hingga berbatasan dekat dengan kawasan ramai Siteba dan aliran Sungai Batang Kuranji, membuat langkah kaki ratusan peserta terasa ringan dan penuh riang gembira.
Acara yang dimotori oleh kreativitas anak-anak muda Perumdam Wirasakti ini terasa kian istimewa dengan kehadiran Camat Nanggalo, David Ferdinand. Sebelum melepas bendera start, David berdiri di hadapan warga dengan senyum hangat, memandang hamparan masyarakat yang siap melangkah bersama.
“Ini adalah ruang rindu bagi warga untuk merawat kembali kebersamaan kita,” ujar David penuh semangat.
Ia mengingatkan bahwa esensi terbesar dari jalan sehat ini bukanlah siapa yang mencapai garis finish pertama kali, melainkan momen ketika warga bisa saling menyapa, berkumpul, dan berjabat tangan erat sebelum dan sesudah acara.
Bagi masyarakat Perumdam Wirasakti, momentum bulan Agustus memang selalu menjadi jembatan emosional yang dinanti. Dalam keseharian, mereka kerap disibukkan oleh rutinitas urban Kota Padang yang menyita waktu. Lewat langkah kaki bersama di sepanjang jalanan komplek RW 13 ini, sekat-sekat kesibukan harian seolah luruh berhamburan.
“Berjalanlah dengan aman, saling menghargai sesama kita, serta jaga ketertiban dalam setiap momen,” tutur David menitipkan pesan keamanan kepada seluruh warga.
Suasana guyub begitu kental terasa sepanjang rute jalan sehat. Mulai dari anak-anak, remaja, hingga para lansia larut dalam obrolan hangat di sepanjang jalan. Tidak hanya dihadiri oleh Camat Nanggalo, acara tahunan yang murah dan menyehatkan ini juga didampingi langsung oleh Lurah Surau Gadang, jajaran ketua RT, serta tokoh masyarakat setempat.
Ada harapan besar yang dititipkan di antara riuhnya gerak langkah warga pagi itu. Lebih dari sekadar hiburan rakyat, jalan sehat di sudut geografis utara pusat Kota Padang ini berhasil menjadi perekat tali silaturahmi yang kokoh antar-tetangga. Di bawah langit Nanggalo, warga Perumdam Wirasakti membuktikan bahwa kemerdekaan paling indah dimulai dari lingkungan terkecil: menjaga kerukunan dan kebersamaan yang tulus.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.