Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Usia setengah abad menjadi momentum bagi Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Sumatera Barat untuk menunjukkan bahwa eksistensi mereka melampaui dunia bisnis. Memperingati HUT ke-50, IWAPI Sumbar melakukan aksi nyata dengan mendistribusikan 2.307 paket Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa SMK dhuafa dan santri Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Batang Kabung.
Aksi sosial ini secara resmi diluncurkan oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, di halaman Kantor Gubernur, Senin (10/2/2026). Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa sektor swasta, khususnya pengusaha perempuan, siap menjadi pilar utama dalam menyukseskan program strategis nasional terkait ketahanan pangan dan gizi anak bangsa.
Sinergi Pengusaha dan Program Nasional
Gubernur Mahyeldi memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif IWAPI. Baginya, keterlibatan organisasi profesi seperti IWAPI merupakan kunci keberhasilan agenda besar yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
“Dukungan IWAPI hari ini adalah bukti kepedulian terhadap masa depan generasi kita. Saya berharap langkah ini memicu lebih banyak pihak untuk ikut berkolaborasi memberikan gizi terbaik bagi siswa dhuafa,” ujar Mahyeldi di sela-sela penyerahan simbolis.
Filantropi dari Tangan Pengusaha Wanita
Ketua IWAPI Sumbar, Etty Nurhayati, menegaskan bahwa perayaan ulang tahun emas ini harus memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Menyediakan ribuan kotak nasi bergizi bukan sekadar kegiatan amal, melainkan bentuk tanggung jawab moral pengusaha terhadap kualitas sumber daya manusia di daerahnya.
“Penyediaan MBG ini adalah kontribusi nyata kami untuk setiap program pemerintah. Ini adalah aksi serentak IWAPI di seluruh Indonesia, dan kami di Sumbar merasa terhormat bisa melakukannya dengan dukungan penuh Gubernur,” ungkap Etty.
Melalui gerakan ini, IWAPI Sumbar membuktikan bahwa di balik kesuksesan manajerial para anggotanya, terdapat kepekaan sosial yang mampu menggerakkan ekonomi sekaligus memperbaiki kualitas hidup siswa-siswi yang membutuhkan. Usia 50 tahun bagi IWAPI bukan sekadar angka, melainkan sejarah panjang pengabdian untuk negeri.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.