Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

DESA · 11 Mar 2026 22:42 WIB ·

Investasi Langit: Cara Desa Dwitiro Cetak Generasi Qurani


					Penutupan MTQ tingkat Desa Dwitiro berlangsung khidmat di Masjid Jami Taqwa Salu-salu. Perbesar

Penutupan MTQ tingkat Desa Dwitiro berlangsung khidmat di Masjid Jami Taqwa Salu-salu.

Bulukumba, Sulawesi Selatan [DESA MERDEKA] Desa Dwitiro tidak sedang sekadar menggelar lomba. Penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) di Masjid Jami Taqwa Salu-salu, Sabtu lalu, menjadi bukti nyata bagaimana sebuah desa kecil di Kecamatan Bontotiro ini sedang berinvestasi pada kualitas mental generasi mudanya.

Bagi Kepala Desa Dwitiro, Muhammad Carda, kemeriahan MTQ tahun ini adalah sinyal positif. Di tengah gempuran distraksi digital, antusiasme peserta dari berbagai dusun menunjukkan bahwa syiar Al-Qur’an masih menjadi magnet kuat bagi anak-anak dan remaja di desanya.

“MTQ ini bukan sekadar mengejar piala. Ini adalah wadah pembinaan agar generasi muda kita memiliki kompas nilai yang jelas di masa depan,” tegas Carda.

Al-Qur’an Sebagai Panduan Hidup, Bukan Sekadar Lantunan
Momen penutupan yang bertepatan dengan peringatan malam Nuzulul Qur’an ini dipertegas dengan tausiyah dari Syarifuddin. Ia menantang jamaah untuk melangkah lebih jauh: tidak hanya fasih melantunkan ayat, tetapi juga berani mengamalkannya dalam urusan sosial dan keseharian.

Ia menekankan bahwa keberhasilan MTQ yang sesungguhnya diukur dari perubahan perilaku masyarakat pasca-lomba, bukan hanya dari indahnya suara para pemenang. Al-Qur’an diposisikan sebagai “buku manual” kehidupan yang harus dipahami isinya secara mendalam.

Apresiasi untuk Para Pejuang Literasi Religi
Acara puncaknya adalah pengumuman juara dari berbagai kategori, mulai dari anak-anak hingga remaja. Penghargaan yang diberikan panitia bukan hanya simbol kemenangan, melainkan bentuk apresiasi atas ketekunan mereka mempelajari literasi religi.

Pemerintah desa berharap, melalui MTQ ini, hubungan sosial antarwarga semakin erat. Desa Dwitiro ingin membuktikan bahwa kekuatan spiritual bisa menjadi perekat persatuan desa sekaligus fondasi pembangunan karakter manusia yang unggul.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Gotong Royong Warga Maidang Jaga Kebersihan Desa

7 Juni 2026 - 10:35 WIB

M. Sukri Siap Bawa Perubahan di Nagari Aie Tajun

6 Juni 2026 - 15:27 WIB

Rembuk Stunting Desa Polewali Siapkan Generasi Berkualitas

4 Juni 2026 - 13:56 WIB

PABPDSI Gelar Retreat Nasional, Perkuat Pembangunan dari Desa

3 Juni 2026 - 08:51 WIB

Demokrasi Setengah Hati pada Pemilihan BPD Desa Tanjungbaru

27 Mei 2026 - 11:15 WIB

Warga Poto Tagih Transparansi Dana Desa Kabupaten Kupang

24 Mei 2026 - 20:12 WIB

Trending di DESA