Bone Bolango, Gorontalo [DESA MERDEKA] – Langkah strategis diambil oleh Pengurus Wilayah Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PW IKA PMII) Provinsi Gorontalo dalam menancapkan pengaruh positifnya di daerah. Melalui Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) yang digelar di Roemah Marly Kota Gorontalo, organisasi ini secara lantang menegaskan kesiapannya untuk merebut ruang publik dan tidak lagi sekadar menjadi penonton dalam panggung pembangunan daerah.
Ketua PW IKA PMII Gorontalo, Kamri Alwi, S.PI, M.Si, memimpin langsung jalannya rakerwil yang melahirkan sejumlah rekomendasi krusial tersebut. Fokus utama pergerakan ke depan adalah mendorong seluruh alumni untuk aktif mengisi berbagai sektor vital, mulai dari jajaran birokrasi pemerintahan, penguatan sektor ekonomi lokal, hingga panggung politik regional.

Langkah taktis ini diambil agar gagasan pembangunan yang dimiliki para alumni dapat langsung diterapkan pada kebijakan yang menyentuh masyarakat bawah, termasuk dalam mengawal kemajuan kawasan pedesaan di Bone Bolango dan sekitarnya.
“Alumni PMII harus memiliki tri kemandirian: kemandirian individual, kemandirian ekonomi, dan kemandirian politik,” ujar Kamri Alwi dengan tegas.
Ia juga menambahkan bahwa para alumni harus berani mengambil peran dalam setiap perhelatan politik di masing-masing daerah. Transformasi ini dinilai penting agar potensi besar yang dimiliki alumni tidak menguap begitu saja, melainkan menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat.
Selain fokus pada ekspansi peran eksternal di ruang publik, agenda internal organisasi juga menjadi sorotan utama dalam rakerwil. Para peserta menyepakati urgensi pembangunan sekretariat permanen. Fasilitas ini nantinya akan difungsikan sebagai pusat kegiatan terpadu sekaligus wadah komunikasi intensif untuk mengonsolidasikan kekuatan alumni.
Dengan kemandirian yang matang dan penguasaan posisi strategis di pemerintahan maupun ekonomi, kontribusi nyata institusi ini diharapkan dapat mempercepat akselerasi pembangunan dan penyelesaian masalah riil di tingkat daerah.

Desa’isME

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.