Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

DESA · 7 Jul 2026 07:53 WIB ·

Gunungrejo Singosari Siapkan Strategi Mandiri Tanpa Dana Desa


					Kemandirian Finansial Desa Gunungrejo melalui pendampingan TPP Perbesar

Kemandirian Finansial Desa Gunungrejo melalui pendampingan TPP

Singosari, Malang, Jawa Timur [DESA MERDEKA] Ketergantungan penuh terhadap kucuran anggaran pusat kini mulai dikikis oleh Pemerintah Desa Gunungrejo, Kecamatan Singosari. Di tengah dinamisnya kebijakan alokasi Dana Desa (DD) dari Kementerian Keuangan, desa yang terletak di wilayah barat Singosari ini memilih langkah progresif: memperkuat tata kelola keuangan dan menggenjot Pendapatan Asli Desa (PAD) demi mencapai kemandirian finansial total.

Langkah strategis ini dikawal langsung oleh Tim Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Singosari bersama Tim Klinik APBDesa. Jika dalam kisah klasik Journey to the West perjalanan ke barat bertujuan mencari kitab suci, maka perjalanan tim pelaksana ke wilayah barat Singosari kali ini adalah misi suci mengawal Desa Gunungrejo agar mampu berdiri tegak di atas kaki sendiri.

Dalam agenda ini, TPP dan Klinik APBDesa memfasilitasi percepatan penyusunan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Tahun Anggaran 2025–2026, sekaligus merumuskan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa Tahun 2027. Penyusunan RKP Desa kali ini dirancang khusus dengan membaca arah kebijakan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan RI agar desa siap menghadapi segala skenario perubahan anggaran pusat.

Kepala Desa Gunungrejo secara lugas menegaskan visi besar ini di hadapan para perangkat dan pendamping desa. “Ada atau tidak adanya Dana Desa di masa depan, Gunungrejo harus tetap mampu membangun dan menyejahterakan masyarakat,” ujarnya optimistis.

Dua Pilar Ekonomi: Ledok Ombo dan Melon Premium
Untuk melepaskan diri dari ketergantungan transfer pusat, Gunungrejo kini bertumpu pada eksplorasi dua potensi lokal berskala unggulan:

* Sektor Pariwisata: Revitalisasi dan pengembangan infrastruktur Wisata Alam Ledok Ombo terus dipacu. Targetnya jelas, menarik kunjungan wisatawan regional hingga nasional demi menyumbang retribusi langsung ke kas desa.
* Sektor Ketahanan Pangan: Desa menginisiasi budidaya melon premium. Program agrobisnis ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan warga, namun juga diproyeksikan menjadi mesin pencetak PAD baru sekaligus membuka lapangan kerja padat karya bagi pemuda desa.

Tata Kelola Keuangan sebagai Fondasi
Pendampingan intensif dari TPP dan Klinik APBDesa diarahkan agar tata kelola keuangan desa bergerak secara transparan, akuntabel, dan produktif. Pemerintah desa dilarang sekadar menghabiskan anggaran untuk infrastruktur mati, melainkan diwajibkan mengalokasikannya pada program stimulan ekonomi yang menghasilkan manfaat jangka panjang.

Melalui langkah berani ini, Desa Gunungrejo mengirimkan pesan kuat bagi desa-desa lain di Indonesia. Kemandirian finansial sejati tidak lahir dari ruang tunggu bantuan, melainkan dari perencanaan yang matang, pengelolaan potensi lokal yang jeli, serta keberanian dalam menatap masa depan demi kesejahteraan warga desa yang berkelanjutan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Inovasi Tamanharjo: Kelola Dana Desa dengan Jujur dan Visioner

11 Juli 2026 - 16:37 WIB

Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi

9 Juli 2026 - 18:12 WIB

MA Tolak Kasasi, Kades Pemandang Riau Terancam Dipecat

8 Juli 2026 - 21:33 WIB

Inovasi Digital dan Lingkungan Desa Langlang Menuju 2027

8 Juli 2026 - 16:15 WIB

Transformasi Desa Langlang 2027

Evaluasi APBDes Toyomarto Jadi Kompas RKP Desa 2027

7 Juli 2026 - 13:16 WIB

monev-apbdesa-toyomarto

Warga Desa Poto Desak Bupati Kupang Copot Kepala Desa

2 Juli 2026 - 20:06 WIB

Trending di DESA