Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PEMERINTAHAN · 17 Apr 2025 13:08 WIB ·

Gubernur Malut Pelajari Teknologi Pertanian Unggul di Sumut


					<em>Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos (tengah), bersama para gubernur wilayah Papua saat melakukan kunjungan kerja ke Taman Sains Teknologi Hortikultura dan Herbal (STH2) di Silangit, Sumatera Utara.</em> Perbesar

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos (tengah), bersama para gubernur wilayah Papua saat melakukan kunjungan kerja ke Taman Sains Teknologi Hortikultura dan Herbal (STH2) di Silangit, Sumatera Utara.

Silangit, Sumatera Utara [DESA MERDEKA] – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, melakukan kunjungan kerja ke Taman Sains Teknologi Hortikultura dan Herbal (STH2) di Silangit, Sumatera Utara, pada Selasa (15/4/2025). Kunjungan ini dilakukan bersama Wakil Gubernur Maluku dan para gubernur dari wilayah Papua. Tujuan utama kunjungan ini adalah untuk meninjau secara langsung pusat riset pertanian terpadu yang menjadi pionir dalam pengembangan hortikultura dan tanaman herbal berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi modern.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sherly menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, atas undangan serta komitmennya dalam memajukan pemerataan pembangunan pertanian, khususnya di wilayah timur Indonesia.

“Kami sangat mengapresiasi kesempatan berharga ini. Melihat langsung pengembangan di Taman STH2, saya merasakan adanya harapan baru bagi kemajuan ketahanan pangan di kawasan timur Indonesia. Kami berharap riset-riset inovatif yang dikembangkan di sini dapat menghasilkan bibit unggul untuk komoditas utama seperti beras, cabai (rica), dan tomat yang memiliki daya tahan tinggi terhadap serangan hama dan perubahan cuaca ekstrem, serta adaptif terhadap kondisi geografis spesifik di Maluku Utara, Maluku, dan Papua,” ungkap Gubernur Sherly dengan antusias.

Taman STH2 dikenal sebagai sebuah model pusat inovasi pertanian yang berhasil mengintegrasikan hasil riset akademik terkini, penerapan teknologi modern, dan pemanfaatan kearifan lokal dalam mengembangkan varietas tanaman unggul, terutama dalam sektor hortikultura dan tanaman herbal. Gubernur Sherly juga menekankan betapa krusialnya peran riset dan pengembangan bibit unggul yang disesuaikan dengan karakteristik unik setiap wilayah sebagai fondasi utama untuk mencapai ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Gubernur Sherly menyatakan komitmennya untuk mendorong terciptanya ekosistem riset pertanian serupa di Maluku Utara. Langkah ini akan diwujudkan melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah, berbagai perguruan tinggi yang ada, serta komunitas petani sebagai ujung tombak pertanian.

“Indonesia memiliki potensi besar dengan banyaknya peneliti muda yang cerdas dan berdedikasi. Dengan dukungan yang tepat dan terarah, mereka memiliki kemampuan untuk menghasilkan berbagai inovasi yang mampu menjawab tantangan pangan yang kita hadapi. Dari Humbang, Sumatra Utara, kami membawa pulang semangat dan ilmu pengetahuan yang berharga untuk memperkuat sektor pertanian dan mewujudkan kedaulatan pangan di wilayah timur Indonesia,” pungkas Gubernur Sherly, menandakan optimisme akan kemajuan pertanian di wilayahnya.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 177 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menteri LH Ditantang Tuntaskan Proyek PSEL Padang Raya

27 Mei 2026 - 08:15 WIB

Menbud Fadli Zon Dorong Pembangunan Museum Desa Masif

20 Mei 2026 - 17:38 WIB

Program TEKAD Sulap Potensi 1.110 Desa Demi Makan Gratis

19 Mei 2026 - 10:19 WIB

Target 59 Negara: Saatnya Produk Desa Sulsel Mendunia

15 Mei 2026 - 07:17 WIB

Desa Go Global: Menembus Pasar Dunia Lewat Literasi Karantina

13 Mei 2026 - 06:00 WIB

Ekspor Bumbu Jadi: Cara Desa Berhenti Jual Barang Mentah

12 Mei 2026 - 19:21 WIB

Trending di PEMERINTAHAN