Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

PEMERINTAHAN · 23 Jul 2025 12:54 WIB ·

DPRD TTS Serukan Stop Kekerasan Anak: Masa Depan Bangsa Dipertaruhkan!


					Yerim Yos Falo, Wakil Ketua komisi I DPRD TTS juga aktivis Pospera TTS, Ucap Selamat Hari anak dan Kecamatan kekerasan terhadap anak Perbesar

Yerim Yos Falo, Wakil Ketua komisi I DPRD TTS juga aktivis Pospera TTS, Ucap Selamat Hari anak dan Kecamatan kekerasan terhadap anak

Soe, NTT [DESA MERDEKA] Anak merupakan karunia yang wajib dilindungi, baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat, bahkan oleh negara. Mereka adalah generasi penerus bangsa dan negara di masa depan, sehingga hak-hak mereka harus terjamin sepenuhnya. Namun, Timor Tengah Selatan (TTS) menjadi salah satu daerah dengan tingkat kasus kekerasan anak di bawah umur yang mengkhawatirkan, ironisnya, sering kali dilakukan oleh orang-orang terdekat korban.

Menyikapi kondisi ini, Yerim Yos Falo, seorang aktivis dan Wakil Ketua Komisi I DPRD TTS, menegaskan bahwa persoalan anak telah menjadi perhatian semua pihak, termasuk dunia internasional. Melalui rilis singkatnya, Yos Falo menyerukan agar di Hari Anak ini, semua pihak terlibat aktif dalam mengampanyekan dan menghentikan kekerasan terhadap anak di bawah umur.

“STOP, tidak ada anak yang pantas menjadi korban kekerasan. Entah itu kekerasan seksual, kekerasan fisik, maupun kekerasan verbal,” ujar Yerim Yos Falo pada Rabu, 23 Juli 2025. Ia lebih lanjut menyerukan kepada seluruh komponen masyarakat agar tindakan kekerasan terhadap anak harus dihilangkan atau dijauhkan dari mereka. “Katakan tidak pada kekerasan terhadap anak, mereka berhak mendapatkan yang lebih baik,” tegasnya.

Yos Falo menekankan pentingnya melindungi anak-anak demi masa depan bangsa. “Lindungi anak-anak, lindungi masa depan kita. Setiap anak berhak mendapatkan kehidupan yang bebas dari kekerasan. Jadilah pahlawan, bantu cegah kekerasan terhadap anak,” pungkas aktivis Pospera TTS itu.

Ia menghimbau agar penghapusan kekerasan terhadap anak dimulai dari kesadaran setiap orang dewasa. “Diam bukanlah jawabannya, tegas menentang kekerasan terhadap anak. Kaki kecil berhak mendapatkan tempat yang aman untuk berjalan. Jagalah anak-anak agar aman dari pelecehan dan penelantaran,” seru Yos Falo.

Kekerasan terhadap anak adalah pelanggaran hak asasi manusia yang serius. Oleh karena itu, Yos Falo mengajak semua pihak untuk segera bertindak. “Hentikan kekerasan terhadap anak, tidak ada kata terlambat untuk membuat perubahan. Putuskan rantai kekerasan terhadap anak, berikan harapan untuk masa depan yang lebih cerah. Kepolosan seorang anak bukanlah izin untuk melakukan kekerasan,” tambahnya.

Sebagai penutup, Yos Falo menyerukan, “Mari kita jadikan dunia tempat yang lebih baik bagi anak-anak, mulai dari sekarang. Akhiri kekerasan terhadap anak, demi masyarakat yang lebih kuat dan penuh kasih sayang. Melindungi seorang anak adalah tindakan cinta yang tertinggi. Setiap anak berhak mendapatkan kehidupan yang bebas dari rasa sakit dan trauma. Anak-anak membutuhkan kasih sayang dan perlindungan, bukan kekerasan dan pelecehan.”

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 57 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Retret Akmil: Gembleng Pimpinan DPRD Demi Pembangunan Desa Efektif

20 April 2026 - 08:36 WIB

Lilin Desa: Visi Hatta Lewat Jutaan Bibit Kelapa

4 April 2026 - 19:39 WIB

Cair Serentak: Strategi Amankan Rp900 Ribu dari Dana Desa

16 Maret 2026 - 06:34 WIB

Jalan Tol Hasil Bumi: Ambisi Mendes Yandri untuk Yahukimo

11 Maret 2026 - 21:03 WIB

Duet Kemendes-BAPPISUS: Perkuat Daya Gedor Ekonomi Desa

11 Maret 2026 - 04:55 WIB

Kedaulatan Data Jadi Kunci Pembangunan Tepat Sasaran

6 Maret 2026 - 21:21 WIB

Trending di PEMERINTAHAN