Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KESEHATAN · 18 Des 2025 18:08 WIB ·

Dokter Spesialis Keliling Demak Sudah Jangkau 32 Desa


					Dokter Spesialis Keliling Demak Sudah Jangkau 32 Desa Perbesar

Demak, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Demak terus mengakselerasi program Speling (Dokter Spesialis Keliling) untuk memperluas akses layanan kesehatan bagi warga di pelosok desa. Hingga pertengahan Desember 2025, program ini dilaporkan telah menjangkau 32 desa/kelurahan, atau sekitar 50 persen dari total 64 lokasi yang ditargetkan di seluruh wilayah Demak.

Ketua Tim Lanjutan Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinkesda Demak, Muhammad Tamsir, menjelaskan bahwa program ini merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang diadopsi untuk mendekatkan layanan rujukan langsung ke tengah masyarakat. Fokus utamanya adalah melayani wilayah yang secara geografis sulit menjangkau rumah sakit.

“Melalui Speling, warga dapat memperoleh konsultasi, pemeriksaan, serta skrining penyakit secara gratis. Fokus kami adalah upaya promotif, preventif, dan deteksi dini,” ujar Tamsir dalam sesi bincang-bincang di RSKW, Kamis (18/12/2025).

Fokus Skrining Penyakit Prioritas
Pelaksanaan Speling di Kabupaten Demak tidak hanya sekadar pemeriksaan umum, tetapi mencakup penanganan penyakit yang menjadi isu kesehatan nasional. Tim medis yang diterjunkan terdiri dari berbagai pakar, mulai dari Spesialis Penyakit Dalam, Spesialis Kandungan, Spesialis Anak, hingga Spesialis Mata.

Adapun layanan skrining yang diberikan meliputi:

  • Penyakit Menular & Kronis: Pemeriksaan Tuberkulosis (TBC), kusta, serta pengecekan tekanan darah dan kadar gula darah untuk hipertensi dan diabetes.
  • Kesehatan Perempuan & Anak: Pemeriksaan IVA guna deteksi dini kanker serviks serta pemantauan gizi untuk mencegah stunting.
  • Kesehatan Mental: Skrining kesehatan jiwa untuk memastikan kesejahteraan batin masyarakat.

Tamsir menekankan bahwa kehadiran dokter spesialis di desa-desa sangat krusial untuk memutus hambatan geografis yang selama ini membuat warga enggan memeriksakan diri ke rumah sakit.

Target dan Informasi Jadwal
Meskipun baru mencapai separuh dari target, Pemerintah Kabupaten Demak bersama mitra lintas sektor berkomitmen untuk menyelesaikan sisa 32 lokasi lainnya sesuai jadwal yang telah ditentukan. Hal ini bergantung pada kesiapan sumber daya manusia dan logistik di lapangan.

Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan ini, informasi mengenai jadwal pelaksanaan di setiap desa akan disebarluaskan secara berkala. “Informasi detail disampaikan melalui pemerintah desa, Puskesmas, kader kesehatan, hingga kanal resmi media sosial dan situs web Dinkesda Demak serta Pemprov Jateng,” pungkasnya.

Dengan berjalannya program ini, diharapkan angka deteksi dini penyakit di Kabupaten Demak meningkat signifikan, sehingga penanganan medis dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sebelum kondisi pasien memburuk.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menghitung Detak Jantung Generasi: Cara Singosari Melawan Stunting

21 Juli 2026 - 21:03 WIB

Rakor Kader Pembangunan Manusia Kecamatan Singosari membahas percepatan penurunan stunting melalui e-HDW di Hall Room Desa Ardimulyo

Layanan Jiwa PDSKJI Sumbar Sasar Pelosok Nagari

20 Juli 2026 - 20:19 WIB

Digitalisasi Hati dari Desa: Gerakan Akar Rumput Sigap Melati

1 Juli 2026 - 19:58 WIB

Penanganan Stunting Desa Langlang melalui Rembuk Stunting

Korupsi SKTM RSUD Tulungagung Cederai Hak Sehat Warga Desa

26 Juni 2026 - 18:05 WIB

Desa Dengkol Mengubah Rembug Stunting Menjadi Laboratorium Solusi

24 Juni 2026 - 13:34 WIB

Syarat MCU Bakal Calon Kades Bekasi Kini Lebih Mudah

18 Juni 2026 - 05:20 WIB

Trending di KESEHATAN