Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PEMERINTAHAN · 25 Feb 2025 16:32 WIB ·

Diplomasi Kopi Ceplus: Cara Unik Kemendagri Perkuat Inovasi Desa


					Diplomasi Kopi Ceplus: Cara Unik Kemendagri Perkuat Inovasi Desa Perbesar

Semarang, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] Ada cara yang tak biasa dalam mengevaluasi kemajuan sebuah desa. Alih-alih hanya berkutat dengan tumpukan dokumen administrasi, Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, La Ode Ahmad P. Bolombo, memilih menyelami langsung denyut nadi inovasi melalui segelas Kopi Ceplus di Desa Lerep, Kabupaten Semarang.

Kopi ceplus, kuliner khas Desa Lerep yang menawarkan sensasi minum kopi pahit sembari mengunyah (diceplus) gula aren, menjadi simbol bagaimana potensi lokal mampu diubah menjadi daya tarik wisata yang bernilai ekonomi tinggi. Kunjungan yang berlangsung pada 21-23 Februari 2025 ini merupakan bagian dari penguatan penyelenggaraan Pemerintahan Desa sesuai amanat UU Nomor 6 Tahun 2014.

Inovasi Desa Bukan Sekadar Digitalisasi
Sudut pandang menarik dari kunjungan ini adalah penegasan bahwa inovasi desa tidak melulu soal aplikasi digital, melainkan pemeliharaan akar budaya. La Ode tidak hanya mencicipi kopi, tetapi juga terlibat aktif menari tari khas Lerep, menabuh gamelan, hingga ikut serta dalam tradisi gejluk lesung.

Kehadiran Dirjen di Desa Lerep dan Desa Banyubiru bertujuan untuk memantau langsung bagaimana desa-desa berprestasi ini mengelola potensi alam dan budaya mereka secara mandiri. Desa Lerep sendiri kini dikenal sebagai model desa yang sukses menghadirkan harmoni antara pariwisata, pelestarian budaya, dan pengelolaan produk alam.

Evaluasi Berbasis Pengalaman Langsung
Kementerian Dalam Negeri memandang bahwa pembinaan dan pengawasan (Binwas) yang efektif harus dilakukan dengan melihat kemampuan desa dalam berinovasi di lapangan. Desa-desa binaan ini diharapkan menjadi rujukan nasional dalam hal kemandirian ekonomi.

“Kunjungan ini bertujuan untuk mengevaluasi secara objektif bagaimana desa mengembangkan inovasi dari potensi yang mereka miliki,” jelas pihak kementerian melalui keterangan resminya.

Dengan merasakan langsung pengalaman menjadi “warga desa”, Dirjen Bina Pemdes mendapatkan gambaran utuh bahwa keberhasilan sebuah desa berprestasi terletak pada keterlibatan masyarakatnya dalam menjaga identitas lokal di tengah arus modernisasi.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 126 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menakar Masa Depan Ekonomi Desa di Balik Sensus 2026

11 Juni 2026 - 14:46 WIB

Dana Desa Tahap I di Atambua Tembus 94 Persen

10 Juni 2026 - 15:33 WIB

Menteri LH Ditantang Tuntaskan Proyek PSEL Padang Raya

27 Mei 2026 - 08:15 WIB

Menbud Fadli Zon Dorong Pembangunan Museum Desa Masif

20 Mei 2026 - 17:38 WIB

Program TEKAD Sulap Potensi 1.110 Desa Demi Makan Gratis

19 Mei 2026 - 10:19 WIB

Target 59 Negara: Saatnya Produk Desa Sulsel Mendunia

15 Mei 2026 - 07:17 WIB

Trending di PEMERINTAHAN