Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 6 Mei 2025 20:37 WIB ·

Desa Serang Genjot Ketahanan Pangan Lewat Ayam Petelur


					Desa Serang Genjot Ketahanan Pangan Lewat Ayam Petelur Perbesar

Cikarang Selatan, Bekasi [DESA MERDEKA] – Pemerintah Desa Serang, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, mulai merealisasikan program strategis ketahanan pangan desa tahun 2025 dengan mengembangkan budidaya ayam petelur. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat kemandirian pangan sekaligus memberdayakan ekonomi masyarakat di tingkat desa.

Penjabat Kepala Desa Serang, Achmad Fadillah, mengungkapkan bahwa program ini merupakan wujud komitmen pemerintah desa dalam menciptakan desa yang tidak hanya mandiri dalam hal pangan, tetapi juga memiliki masyarakat yang berdaya secara ekonomi. Pengelolaan program ketahanan pangan tahun ini kembali dipusatkan pada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar lebih terstruktur, memberikan hasil yang maksimal, dan dapat dinikmati secara merata oleh seluruh warga Desa Serang.

Sebagai tahap awal implementasi, budidaya ayam petelur ini dilaksanakan di dua lokasi berbeda, yaitu Dusun I (RT Memet) dan Kampung Pilar di Dusun III. Pemerintah desa menargetkan total populasi ayam mencapai 900 ekor, dengan rincian kapasitas 500 ekor di Kampung Pilar dan sekitar 400 ekor di Dusun I.

Desain kandang dibuat khusus dengan rasio ideal dua ekor ayam per unit untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang dan meningkatkan produktivitas telur. Progres pembangunan kandang di Kampung Pilar saat ini telah mencapai 80 persen, sementara di lokasi kedua masih dalam tahap 50 persen. Seluruh proses pembangunan hingga pengelolaan budidaya ayam petelur ini melibatkan partisipasi aktif warga sekitar.

“Program ini bukan hanya sekadar fokus pada produksi telur, tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan ekonomi bagi warga Desa Serang. Seluruh tahapan melibatkan masyarakat, dan apabila program ini berhasil, kami berencana untuk mereplikasi model ini di lokasi lain pada tahun mendatang,” jelas Achmad Fadillah pada Selasa (6/5/2025).

Dari aspek ketahanan pangan, budidaya ayam petelur ini diproyeksikan mampu menghasilkan sekitar 850 butir telur setiap harinya. Selain memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat Desa Serang, telur-telur tersebut juga akan dipasarkan melalui jaringan distribusi desa, sehingga mendukung ketersediaan pangan bergizi dengan harga yang terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Dengan perhitungan yang matang dan partisipasi aktif masyarakat, kami berharap program budidaya ayam petelur ini dapat menjadi model yang dapat direplikasi di desa-desa lain. Jika berhasil, kami telah menyiapkan lokasi baru untuk tahun depan agar lebih banyak warga yang dapat terlibat dan merasakan manfaatnya,” tambah Achmad Fadillah.

Melalui pendekatan kolaborasi dan efisiensi ini, Pemerintah Desa Serang optimis bahwa program budidaya ayam petelur ini akan memperkuat ketahanan pangan dari tingkat paling dasar sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Dukung Sport Tourism, BOM Run 2026 Dongkrak Sektor UMKM Padang

9 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Sinergi Antardesa: Cara Budi Prasetyawan Hidupkan Ekonomi Warga

8 Agustus 2026 - 01:33 WIB

Menjual Asa di Atas Kertas Birokrasi Desa

30 Juli 2026 - 15:42 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako

28 Juli 2026 - 09:06 WIB

Peran Bundo Kanduang Kawal Ketertiban Umum Berbasis Adat

28 Juli 2026 - 08:24 WIB

LPM dan Ikhtiar Menumbuhkan Partisipasi dari Akar Rumput

18 Juli 2026 - 22:42 WIB

Trending di RAGAM