Banda Aceh, Aceh [DESA MERDEKA] – Desa Palak Hilir, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), mencatatkan prestasi membanggakan sebagai satu-satunya desa di Provinsi Aceh yang menerima bantuan ternak kambing dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI. Bantuan yang bersumber dari APBN Perubahan Tahun 2025 ini bertujuan untuk memperkuat sektor peternakan dan ekonomi kerakyatan di tingkat desa.
Penyerahan 50 ekor kambing tersebut dilakukan oleh Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) Sembawa, Sumatera Selatan, di bawah naungan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH). Kepala Desa Palak Hilir, Musdisal, menerima langsung bantuan tersebut dengan didampingi oleh Tim Dinas Peternakan Aceh dan perwakilan Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan (Distanpan) Abdya pada Kamis (18/12/2025).
Proses Seleksi Ketat Langsung dari Pusat
Musdisal menjelaskan bahwa penetapan Desa Palak Hilir sebagai penerima tunggal di Aceh merupakan keputusan murni dari pemerintah pusat. Kementan RI menentukan lokasi berdasarkan kriteria ketat yang mencakup verifikasi lapangan, kesiapan lokasi, hingga kondisi lingkungan desa.
“Bantuan ini sepenuhnya program pusat. Di Aceh, hanya Desa Palak Hilir yang terpilih. Kami dinyatakan memenuhi syarat setelah tim dari BPTU-HPT Sembawa dan Dinas Peternakan melakukan survei mendalam,” ujar Musdisal, Selasa (30/12/2025).
Sebelum didistribusikan, tim teknis melakukan pemeriksaan fisik secara detail. Ternak yang diberikan adalah jenis kambing Jawa Randu dengan standar kualitas tinggi, yakni memiliki tinggi badan antara 55 hingga 60 sentimeter serta dipastikan dalam kondisi kesehatan yang prima.
Manajemen Pengelolaan Berbasis Kelompok
Untuk memastikan bantuan ini berdampak luas, 50 ekor kambing tersebut dibagi kepada 10 kelompok warga setempat. Setiap kelompok mengelola 10 ekor kambing dengan komposisi satu jantan dan sembilan betina. Pola ini diharapkan dapat mempercepat proses pengembangbiakan ternak di desa tersebut.
Musdisal menambahkan, pencapaian ini tidak lepas dari proses panjang, mulai dari pertemuan virtual hingga sesi wawancara langsung dengan pihak Dirjen PKH Kementan RI. Dukungan penuh juga datang dari Bupati Abdya, Safaruddin, yang turut mengawal agar Desa Palak Hilir menjadi prioritas di Aceh.
“Kami sangat berterima kasih kepada Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Bupati Safaruddin atas kepercayaannya. Dukungan ini menjadi motivasi besar bagi warga untuk mengembangkan sektor peternakan secara serius,” imbuhnya.
Pemerintah desa berkomitmen untuk mengelola bantuan ini secara akuntabel agar populasi ternak terus berkembang. Keberhasilan program ini diharapkan menjadi model pengembangan peternakan bagi desa-desa lain di Aceh, sekaligus menjadi solusi nyata dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui optimalisasi potensi desa.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.