Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 4 Okt 2024 07:31 WIB ·

Desa di Indonesia Siap Hadapi Perubahan: Fokus pada Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Masyarakat


					Desa di Indonesia Siap Hadapi Perubahan: Fokus pada Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Masyarakat Perbesar

Jakarta [DESA MERDEKA] – Desa-desa di Indonesia saat ini tengah menghadapi dinamika yang kompleks dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) tahun 2025. Perubahan kebijakan, adanya program-program baru, dan tantangan seperti bencana alam serta krisis ekonomi menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan dalam penyusunan RKP Desa.

Dalam diskusi yang melibatkan pendamping desa, terungkap bahwa salah satu fokus utama dalam RKP Desa 2025 adalah ketahanan pangan. Hal ini sejalan dengan program pemerintah pusat yang memprioritaskan penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat, terutama kelompok rentan. Desa-desa didorong untuk memanfaatkan potensi lokal, seperti pertanian, peternakan, dan perikanan, untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Selain ketahanan pangan, isu-isu lain yang menjadi perhatian dalam RKP Desa 2025 antara lain:

  • Perubahan Anggaran Keuangan (PAK): Desa perlu menyesuaikan anggaran mereka dengan perubahan kebijakan dan kondisi yang terjadi, seperti adanya bantuan sosial tambahan atau efisiensi anggaran.
  • Pemeringkatan BUMDes: Desa juga tengah fokus pada pemeringkatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk meningkatkan kinerja dan kontribusi BUMDes terhadap perekonomian desa.
  • Pelaksanaan Kegiatan: Pendamping desa terus memantau pelaksanaan kegiatan di desa dan memastikan bahwa anggaran digunakan secara efektif dan efisien.

Pendapat Pak Panudi, seorang pendamping desa, memberikan gambaran lebih rinci mengenai tantangan dan peluang yang dihadapi desa. Beliau menyoroti pentingnya menyesuaikan RKP Desa dengan kebijakan nasional, seperti program ketahanan pangan dan pengentasan kemiskinan ekstrem. Selain itu, Pak Panudi juga menekankan pentingnya peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam proses penyusunan RKP Desa dan memastikan partisipasi masyarakat.

Penyusunan RKP Desa 2025 merupakan langkah penting dalam pembangunan desa. Dengan fokus pada ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat, dan pengelolaan keuangan yang baik, diharapkan desa-desa di Indonesia dapat semakin mandiri dan sejahtera. Peran pendamping desa sangat krusial dalam memfasilitasi proses ini dan memastikan bahwa kebijakan pemerintah pusat dapat diimplementasikan secara efektif di tingkat desa.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sinergi Antardesa: Cara Budi Prasetyawan Hidupkan Ekonomi Warga

8 Agustus 2026 - 01:33 WIB

Menjual Asa di Atas Kertas Birokrasi Desa

30 Juli 2026 - 15:42 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako

28 Juli 2026 - 09:06 WIB

Peran Bundo Kanduang Kawal Ketertiban Umum Berbasis Adat

28 Juli 2026 - 08:24 WIB

LPM dan Ikhtiar Menumbuhkan Partisipasi dari Akar Rumput

18 Juli 2026 - 22:42 WIB

Jelang Musim Tanam, Warga Kedungwaringin Gelar Hajat Bumi

16 Juli 2026 - 15:18 WIB

Trending di RAGAM