Menu

Mode Gelap
Korban Bencana Sumatra Capai 303 Jiwa, Sumut Paling Terdampak Akses Darurat dan Data Tunggal Kunci Penanganan Bencana Sumbar Dana Desa Tahap II Gagal Cair, Program Pembangunan Mangkrak 24 Desa Jember Masih Blank Spot, DPRD Desak Diskominfo Pengamanan Ketat Kawal Pencairan Dana Desa Tolikara Berjalan Lancar

PENDIDIKAN · 28 Jan 2025 20:25 WIB ·

Dawet Kelor: Inovasi Segar dari Kebungson, Gresik


					Dawet Kelor: Inovasi Segar dari Kebungson, Gresik Perbesar

Gresik, Jawa Timur [DESA MERDEKA] –  Siapa sangka, daun kelor yang kerap dianggap sebagai lalapan biasa, kini menjelma menjadi minuman segar dan menyehatkan. Inovasi unik ini berasal dari tangan kreatif ibu-ibu PKK RW 01 Kelurahan Kebungson, Kecamatan Gresik. Mereka berhasil menyulap daun kelor menjadi dawet yang tidak hanya lezat, tetapi juga kaya akan manfaat.

Sumber Nutrisi Alami

Daun kelor, atau Moringa oleifera, memang dikenal sebagai “superfood” karena kaya akan nutrisi penting seperti vitamin, mineral, dan antioksidan. Kandungan nutrisi ini sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh, mulai dari meningkatkan sistem kekebalan tubuh hingga menjaga kesehatan jantung.

“Kami melihat potensi besar dari daun kelor. Selain mudah didapat di sekitar lingkungan kami, daun kelor juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan,” ujar Fitri Mariana, salah satu anggota PKK RW 01 Kebungson.

Proses Pembuatan yang Sederhana

Proses pembuatan dawet kelor terbilang sederhana. Bahan-bahan yang digunakan pun mudah ditemukan, yakni daun kelor segar, nutrijel, agar-agar, gula, garam, dan air. Kuah dawet dibuat dari campuran krimer dan gula, sehingga menghasilkan rasa yang manis dan creamy.

“Kami sangat memperhatikan kualitas bahan baku yang digunakan. Semua bahan yang kami gunakan adalah bahan alami dan aman untuk dikonsumsi,” tambah Fitri.

Varian Rasa yang Menarik

Dawet kelor produksi PKK Kebungson hadir dalam tiga varian rasa, yaitu original, gula aren, dan bunga telang. Setiap varian memiliki cita rasa yang unik dan menyegarkan.

“Varian bunga telang memberikan warna ungu yang menarik dan sedikit rasa segar,” jelas Fitri.

Sambutan Positif Masyarakat

Inovasi dawet kelor ini mendapat sambutan positif dari masyarakat sekitar. Banyak warga yang merasa senang dengan adanya minuman sehat dan terjangkau ini.

“Rasanya enak, segar, dan bikin ketagihan. Apalagi tahu banyak manfaatnya, jadi lebih semangat untuk mengonsumsinya,” ujar Sri, salah satu pelanggan setia dawet kelor.

Potensi Bisnis yang Menjanjikan

Melihat potensi pasar yang cukup besar, ibu-ibu PKK Kebungson berencana untuk memperluas pemasaran dawet kelor. Mereka menargetkan kantin sekolah, perkantoran, dan kawasan industri di sekitar Gresik sebagai pasar potensial.

“Kami berharap dawet kelor ini tidak hanya menjadi minuman favorit warga sekitar, tetapi juga bisa menjadi produk unggulan dari Kelurahan Kebungson,” tutur Fitri.

Dawet kelor dari Kebungson membuktikan bahwa kreativitas dan pemanfaatan sumber daya lokal dapat menghasilkan produk yang bernilai tinggi. Selain memberikan manfaat kesehatan, inovasi ini juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Gubernur Sumbar Sambut Pelajar Malaysia, Perkuat Kolaborasi Pendidikan

3 Desember 2025 - 09:49 WIB

SMKN 5 Padang Buka Jasa Perbaikan Gratis Korban Banjir

2 Desember 2025 - 20:12 WIB

Prabowo: Sekolah dan Sarana Desa Aceh Tenggara Prioritas Perbaikan

2 Desember 2025 - 13:06 WIB

Unpatti Ambon Perkuat Pemberdayaan Desa dengan Edukasi Digital

1 Desember 2025 - 22:33 WIB

Dosen UNJA Beri Pelatihan Olahan Ayam Tingkatkan UMKM Desa

1 Desember 2025 - 14:55 WIB

733 Mahasiswa ULM Siap Jadi Agen Perubahan Lewat Bina Desa

30 November 2025 - 01:36 WIB

Trending di PENDIDIKAN