Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

DESA · 29 Nov 2025 18:26 WIB ·

Dana Desa Lutan Mahulu Hasilkan PAD Rp400 Juta dari Pangan


					Peternakan Ayam Petelur, Salah Pengembangan Dana Desa Kampung Lutan. (Foto: rri) Perbesar

Peternakan Ayam Petelur, Salah Pengembangan Dana Desa Kampung Lutan. (Foto: rri)

Kampung Lutan Mahakam Ulu Raih PAD Signifikan Melalui Alokasi Dana Desa untuk Ketahanan Pangan

Mahakam Ulu, Kalimantan Timur [DESA MERDEKA] Kampung Lutan, Kecamatan Long Hubung, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), berhasil membuktikan efektivitas penggunaan Dana Desa dengan fokus pada sektor ketahanan pangan. Sebanyak 20 persen dari total anggaran desa senilai Rp1,4 miliar dialokasikan secara spesifik untuk pengembangan pertanian, peternakan, dan hortikultura, menjadikannya prioritas pembangunan desa tahun berjalan.

Penggunaan Dana Desa yang terarah ini tidak hanya memperkuat ketersediaan pangan lokal, tetapi juga sukses menciptakan sumber ekonomi baru. Kepala Kampung Lutan, Sukarni Jaya, mengungkapkan bahwa program tersebut telah menunjukkan hasil positif, bahkan mampu menyumbang Pendapatan Asli Desa (PAD) hingga mencapai Rp400 juta setiap tahunnya.

“Program ini mulai menunjukkan hasil positif dalam beberapa tahun terakhir. Melalui sistem pertanian terpadu, masyarakat tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan sendiri, tetapi juga mampu memasarkan hasil produk ke desa dan kecamatan sekitar,” kata Sukarni pada Sabtu (29/11/2025).

Capaian PAD sebesar Rp400 juta tersebut dinilai sangat signifikan untuk ukuran desa di wilayah pedalaman dan menjadi motivasi kuat bagi Pemerintah Kampung Lutan untuk memperluas program serupa pada tahun-tahun berikutnya.

Fokus Pengelolaan Lahan dan Diversifikasi Ekonomi
Pemanfaatan anggaran ketahanan pangan difokuskan pada pengelolaan lahan pertanian terpadu seluas 10 hektar. Selain komoditas pertanian utama, sektor hortikultura juga menjadi perhatian utama untuk mendorong diversifikasi sumber pangan sekaligus sumber ekonomi bagi warga.

Program ini dirancang untuk memastikan pembangunan sektor pangan bersifat berkelanjutan, yang sangat penting untuk mendukung stabilitas harga dan ketersediaan kebutuhan pokok bagi masyarakat Mahulu, khususnya di wilayah pedalaman.

Selain menghasilkan pendapatan, program ketahanan pangan ini juga berperan besar dalam mendorong peningkatan partisipasi aktif warga dalam mengelola potensi desa. Pemerintah kampung memberikan pelatihan teknis dan pendampingan berkelanjutan kepada kelompok tani. Pelatihan ini bertujuan agar warga mampu menerapkan metode pertanian yang lebih efektif dan ramah lingkungan.

Ambisi Menuju Desa Mandiri Pangan
Dengan keberhasilan yang telah diraih, Pemerintah Kampung Lutan kini memiliki ambisi besar untuk menjadi salah satu desa mandiri pangan di wilayah pedalaman Mahakam Ulu. Kampung Lutan menargetkan peningkatan kapasitas produksi secara masif.

Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadikan Kampung Lutan sebagai sentra pertanian sekaligus contoh penerapan Dana Desa berbasis ketahanan pangan yang berhasil di Mahulu. Sinergi antara kebijakan anggaran yang tepat, partisipasi warga, dan pelatihan teknis telah membuktikan bahwa Dana Desa dapat menjadi instrumen efektif dalam mendorong kemandirian dan kesejahteraan desa.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Warga Poto Tagih Transparansi Dana Desa Kabupaten Kupang

24 Mei 2026 - 20:12 WIB

Berburu Sertifikat Lahan Bebas Sengketa lewat PTSL Desa Panggul

22 Mei 2026 - 17:31 WIB

Sepak Bola dan Asa Pemuda di Desa Mubur Anambas

22 Mei 2026 - 13:51 WIB

Rapel 5 Bulan, BLT Dana Desa Balumbungan Cair Sekaligus

22 Mei 2026 - 10:32 WIB

Modal Nekat Setop Pabrik, Warga Menjelutung Nikmati SHU

22 Mei 2026 - 08:48 WIB

Urus SKCK, Dua Cakades Manggarai Siap Pegang Cangkul

20 Mei 2026 - 18:03 WIB

Trending di DESA