Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR PEMDA · 6 Apr 2026 07:43 WIB ·

CFD Padang: Ruang Sehat yang Pacu Cuan UMKM Daerah


					CFD Padang: Ruang Sehat yang Pacu Cuan UMKM Daerah Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Kawasan Jalan Sudirman, Kota Padang, kembali berdenyut pasca-Ramadan dan Idulfitri. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat resmi mengaktifkan kembali Car Free Day (CFD) pada Minggu (05/04/2026). Menariknya, ajang ini bukan sekadar panggung olahraga, melainkan mesin penggerak ekonomi yang mempertemukan produk UMKM lokal dengan ribuan pasang mata masyarakat.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan bahwa CFD adalah wadah produktif yang inklusif. Di sini, masyarakat tidak hanya berkeringat demi kesehatan, tetapi juga berkontribusi pada perputaran uang melalui transaksi di lapak-lapak pelaku usaha kecil.

Efek Ganda: Sehat Raga, Kuat Ekonomi
Kehadiran CFD terbukti memberikan dampak ganda yang nyata. Sambil berjalan santai atau bersepeda, warga dapat langsung melihat dan membeli produk-produk kreatif serta kuliner khas. Strategi ini dinilai efektif mempercepat pemulihan ekonomi lokal melalui pasar kaget yang tertata di sepanjang jalur hijau tersebut.

“Di sini masyarakat bisa berolahraga sambil berbelanja. Sehingga putaran ekonomi juga meningkat,” ujar Mahyeldi di sela-sela kegiatannya bersama para kepala OPD Pemprov Sumbar. Dukungan pemerintah ini mempertegas posisi CFD sebagai ruang publik yang tidak hanya sehat, tapi juga fungsional secara finansial.

Magnet Wisatawan Antardaerah
Antusiasme CFD kali ini merambah hingga ke luar Kota Padang. Sulaiman, seorang warga asal Kabupaten Solok, mengaku sengaja menempuh perjalanan jauh demi menikmati suasana jalanan tanpa asap kendaraan di jantung ibu kota provinsi tersebut.

Bagi warga daerah seperti Sulaiman, CFD menjadi destinasi singkat yang nyaman untuk berjalan kaki sekaligus berburu produk UMKM. Fenomena ini menunjukkan bahwa ruang publik yang dikelola dengan baik mampu menjadi magnet ekonomi yang menyatukan warga kota dan desa dalam satu ekosistem pasar yang cair dan menyenangkan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Ajak Pelaku UMKM Sumbar Terus Belajar dan Mengembangkan Usaha

15 September 2026 - 19:05 WIB

Petaka Kotak Kuning di Ujung Antrean Tapal Batas

11 September 2026 - 12:36 WIB

Ibu-Ibu Dasawisma Dipaksa Jinakkan Bom Waktu Sampah Sumbar

3 September 2026 - 21:09 WIB

Dilema Songket di Marketplace, Ujian Berat Kepala DPMD Sumbar

3 September 2026 - 17:15 WIB

Infrastruktur Rapuh Jadi Batu Sandungan Terbesar UMKM Sumbar Naik Kelas

31 Agustus 2026 - 10:30 WIB

APBD Sumbar 2027 Kritis, Anggaran Nagari Terancam Dipangkas

28 Agustus 2026 - 09:24 WIB

Trending di KABAR PEMDA