Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

KESEHATAN · 7 Feb 2024 23:24 WIB ·

Camat Musi Bawa Pelayanan Kesehatan ke Ujung Negeri, Tantang Medan Ekstrem Demi Warga


					Camat musi didampingi kepala desa batnes para kepala desa melakukan simbolis pemberian vitamin kepada balita Perbesar

Camat musi didampingi kepala desa batnes para kepala desa melakukan simbolis pemberian vitamin kepada balita

Timor Tengah Utara [DESA MERDEKA] – Dalam semangat Nawacita, Camat Musi, Yohanes K. Olin, S.IP, M.Si., membuktikan dedikasinya dengan membawa pelayanan kesehatan langsung ke desa terpencil di perbatasan Indonesia-Timor Leste. Desa Leona’i, Dusun C, Desa Batnes, menjadi saksi bisu perjuangan sang camat dalam menjangkau warga yang selama ini sulit diakses.

Medan yang ekstrem dengan jalan berbatu dan licin layaknya lintasan ninja warrior menjadi tantangan tersendiri. Namun, hal ini tak menyurutkan langkah Camat Musi dan timnya untuk menggelar Bulan Operasi Timbang (BOT) pada Rabu, 7 Februari 2024.

“Kami sadar bahwa warga di daerah perbatasan ini membutuhkan perhatian khusus,” ujar Camat Musi. “Dengan BOT ini, kami ingin memastikan kesehatan mereka tetap terjaga, terutama anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa.”

Kegiatan BOT diawali dengan penimbangan simbolik dan pemberian vitamin kepada anak-anak. Selain itu, tim medis juga memberikan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat. Kehadiran Camat Musi beserta jajarannya disambut antusias oleh warga.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian Bapak Camat,” ujar Dominikus Falo, salah satu tokoh masyarakat setempat. “Dengan adanya kegiatan seperti ini, kami merasa diperhatikan dan tidak merasa terisolasi.”


Kolaborasi Demi Masyarakat

Suksesnya kegiatan BOT ini tidak lepas dari kolaborasi antara pemerintah kecamatan, puskesmas, dan masyarakat. Semua pihak bahu-membahu untuk memberikan pelayanan terbaik bagi warga.

“Ini adalah contoh nyata dari semangat gotong royong,” tambah Camat Musi. “Kita semua harus bekerja sama untuk membangun desa ini menjadi lebih baik.”

Meskipun telah mencapai hasil yang positif, masih banyak tantangan yang harus dihadapi. Pembangunan jalan sabuk merah yang masih berlangsung menjadi salah satu kendala utama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di daerah perbatasan.

“Kami berharap pembangunan jalan sabuk merah dapat segera selesai,” ujar Camat Musi. “Dengan adanya jalan yang baik, aksesibilitas ke desa-desa terpencil akan semakin mudah dan pelayanan publik dapat lebih optimal.”

 

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 153 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Aksi Nyata PKK Samuya Kawal Ibu Hamil Berisiko

24 Maret 2026 - 16:16 WIB

Infus Maut Puskesmas Yaba: Saat Obat Kedaluwarsa Nyaris Mencabut Nyawa

22 Maret 2026 - 08:28 WIB

Posyandu Semawung: Mal Pelayanan Publik Versi Mini di Desa

11 Maret 2026 - 00:02 WIB

RSUD Depati Hamzah Raih Predikat Bintang Enam BPJS Kesehatan

27 Februari 2026 - 14:07 WIB

Langkah SIPADI Ubah Pola Asuh Orang Tua di Tegal

23 Februari 2026 - 04:27 WIB

BPJS Kesehatan Masuk Desa: Solusi Akhiri Kebingungan Warga Tulungagung

17 Februari 2026 - 19:08 WIB

Trending di KESEHATAN