Bantaeng, Sulawesi Selatan [DESA MERDEKA] – Memasuki bulan suci Ramadhan, harapan baru hadir bagi warga kurang mampu di Butta Toa. BAZNAS Kabupaten Bantaeng bersama Pemerintah Kabupaten resmi menyalurkan 700 Paket Ramadhan melalui program “Cahaya Zakat Ramadhan Berkah”, Senin (9/3/2026). Langkah ini menjadi upaya konkret untuk memastikan kebahagiaan Ramadhan tidak hanya milik warga kota, tetapi juga menjangkau pelosok desa.
Program yang dipusatkan di Gedung Balai Kartini ini bukan sekadar bantuan rutin. Fokus utamanya adalah pemerataan distribusi zakat ke 67 desa dan kelurahan di 8 kecamatan. Sebanyak 700 mustahik menerima paket kebutuhan pokok yang dirancang untuk menjaga ketahanan pangan keluarga selama menjalankan ibadah puasa.
Memutus Batas Penyaluran Zakat
Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, menegaskan pentingnya jangkauan yang luas dalam pengelolaan zakat. Menurutnya, rasa syukur pemerintah diwujudkan melalui kepedulian sosial yang merata. Ia memberikan apresiasi khusus kepada BAZNAS yang aktif menyisir warga di wilayah terluar agar manfaat zakat tidak terkonsentrasi di wilayah pusat pemerintahan saja.
“Zakat harus menjadi cahaya yang menerangi seluruh wilayah Bantaeng. Kita ingin memastikan bahwa kebersamaan di Butta Toa ini nyata, di mana tidak ada masyarakat yang merasa terlupakan di bulan yang penuh berkah ini,” ungkap Bupati usai menyerahkan bantuan secara simbolis.

Jembatan Antara Muzakki dan Mustahik
Ketua BAZNAS Bantaeng, A. Rakhmad AB. Kr. Dode, menjelaskan bahwa dana bantuan ini murni berasal dari zakat, infak, dan sedekah (ZIS) masyarakat. Kehadiran BAZNAS diposisikan sebagai penghubung profesional antara para pembayar zakat (muzakki) dan mereka yang berhak menerima (mustahik).
| Informasi Program | Detail Kegiatan |
| Nama Program | Cahaya Zakat Ramadhan Berkah |
| Total Bantuan | 700 Paket Sembako |
| Wilayah Sasaran | 8 Kecamatan (67 Desa/Kelurahan) |
| Sumber Dana | Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) |
Program ini menjadi komitmen bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu. Melalui transparansi pengelolaan, BAZNAS berharap kepercayaan masyarakat dalam berzakat terus meningkat, sehingga kemandirian ekonomi umat di Kabupaten Bantaeng dapat segera terwujud.

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.