Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR DESA · 6 Agu 2023 20:44 WIB ·

Bukan Sekadar Lomba, Desa Wisata Nusantara Incar Mahasiswa Jadi Influencer


					Bukan Sekadar Lomba, Desa Wisata Nusantara Incar Mahasiswa Jadi Influencer Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) melakukan gebrakan dalam mempromosikan potensi lokal melalui peluncuran Lomba Desa Wisata Nusantara 2023. Menariknya, pemerintah tidak lagi hanya mengandalkan jalur birokrasi kaku, melainkan “menodong” mahasiswa di seluruh Tanah Air untuk menjadi ujung tombak promosi pariwisata berkelanjutan.

Peluncuran kompetisi bergengsi ini dijadwalkan berlangsung di Desa Apar, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, Sumatera Barat, pada 11 Agustus 2023. Menteri Desa PDTT, Abdul Halim Iskandar, dijadwalkan hadir langsung untuk membuka ajang yang menyediakan total hadiah menggiurkan senilai Rp1 miliar.

Mahasiswa sebagai “Marketing” Desa
Sudut pandang menarik muncul saat Direktur Pembangunan Sarana dan Prasarana Desa, Nursaid, membuka kegiatan Youth Conference di Universitas Andalas. Ia menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran vital sebagai penyambung lidah antara pemerintah dan perangkat desa.

“Kawan-kawan mahasiswa kami harap menjadi bagian dari Kemendes PDTT, terutama dalam mengampanyekan pentingnya Desa Wisata Nusantara berkelanjutan,” ujar Nursaid di Padang, Minggu (6/8/2023).

Langkah ini dinilai sebagai strategi out of the box untuk menyiasati kesenjangan informasi di tingkat pedesaan. Mahasiswa yang pulang kampung saat libur atau setelah lulus diharapkan mampu memberi pemahaman kepada Kepala Desa tentang potensi wisata daerah mereka, sekaligus membantu proses pendaftaran lomba tersebut.

Syarat Mutlak: Wajib Dikelola BUMDes
Ada satu aturan main yang tidak bisa ditawar dalam lomba ini. Nursaid menegaskan bahwa setiap desa wisata yang didaftarkan harus dikelola secara mandiri oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) atau BUMDes Bersama. Syarat ini memastikan bahwa pariwisata bukan sekadar tontonan, melainkan mesin ekonomi yang hasilnya kembali langsung ke kas desa dan masyarakat sekitar.

Pemerintah juga menggandeng berbagai kementerian dan lembaga lintas sektor untuk memastikan standar penilaian yang objektif. Puncak penghargaan dan penyerahan hadiah bagi para pemenang direncanakan berlangsung pada November 2023 mendatang.

Dengan melibatkan energi muda mahasiswa dan memperkuat fondasi ekonomi melalui BUMDes, Kemendes PDTT optimistis “surga-surga tersembunyi” di berbagai nagari dan desa akan muncul ke permukaan dan menjadi motor penggerak ekonomi nasional.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 86 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sinergi Tiga Pilar Pebayuran Pasca-Pilkades di HUT TNI

5 Oktober 2026 - 16:29 WIB

Wakaf TPU: Jurus Jitu Kades Terpilih Satukan Mekarjaya

5 Oktober 2026 - 16:29 WIB

Jemu Janji Manis, Warga Obi Kompak Benahi Jalan

1 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Ritual Pendinginan: Harmoni Adat dan Modernitas Pesisir Malaka

29 September 2026 - 19:22 WIB

Pilkades Bantarjaya: Tumbangnya Petahana dan Ujian Pj Mursidi

29 September 2026 - 12:55 WIB

Bansos Ribuan Warga Wonogiri Disetop Gegara Judol Pinjol

19 September 2026 - 06:11 WIB

Trending di KABAR DESA