Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 12 Sep 2024 08:37 WIB ·

Bersiap Jadi Garda Depan Program Makan Siang Gratis, Belajar dari Pengalaman BUMDES Cinggawang


					Bersiap Jadi Garda Depan Program Makan Siang Gratis, Belajar dari Pengalaman BUMDES Cinggawang Perbesar

Jakarta [DESA MERDEKA] – BUMDES Cinggawang, sebuah Badan Usaha Milik Desa di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, dipastikan dapat mengambil peran penting dalam program makan siang gratis yang akan diluncurkan pada tahun 2025. Program ini bertujuan untuk meningkatkan gizi anak-anak sekolah dan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan lembaga sosial.

Tatang Nurdian, TPP sekaligus perwakilan dari BUMDES Cinggawang, menjelaskan bahwa pengalaman mereka dalam mengelola Program Makanan Tambahan (PMT) lokal menjadi modal berharga untuk menyukseskan program makan siang gratis. “Kami sudah terbiasa memantau dan mengevaluasi efektivitas program PMT, termasuk memastikan bahwa makanan yang diberikan benar-benar bermanfaat bagi anak-anak yang kekurangan gizi,” ujar Tatang, melalui program cakap SDGs Desa episode 374.

Fokus pada Kualitas dan Efektivitas

Salah satu kunci keberhasilan program ini adalah evaluasi yang berkelanjutan. BUMDES Cinggawang akan melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan bahwa makanan yang disajikan bergizi dan sesuai dengan kebutuhan anak-anak. Selain itu, mereka juga akan melibatkan penerima manfaat dalam proses evaluasi untuk mendapatkan masukan dan saran perbaikan.

“Kami akan mengevaluasi tidak hanya dari segi peningkatan berat badan anak-anak, tetapi juga dari segi kepuasan penerima manfaat terhadap layanan yang kami berikan,” tambah Tatang. “Jika ada masalah, kami akan segera mencari solusinya, misalnya dengan berkonsultasi dengan ahli gizi atau melakukan penyesuaian menu.”

Kemitraan yang Kuat

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, BUMDES Cinggawang akan menjalin kerja sama yang erat dengan tiga instansi utama, yaitu Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan Dinas Sosial, untuk memastikan kelancaran program.

“Dinas Pendidikan akan memberikan data siswa yang berhak menerima manfaat, sementara Dinas Kesehatan akan memberikan arahan mengenai menu yang bergizi,” jelas Tatang. “Kami juga akan bekerja sama dengan lembaga sosial lainnya untuk memberikan dukungan yang diperlukan.”

BUMDES Cinggawang berharap program makan siang gratis ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama anak-anak sekolah. Dengan asupan gizi yang baik, diharapkan anak-anak dapat tumbuh sehat dan memiliki prestasi belajar yang lebih baik.

“Kami sangat antusias dengan program ini,” ujar Tatang. “Kami yakin dengan kerja sama yang baik, kita dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.”

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 124 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Siasat Ekspor Mikro: Berhenti Berteori, Saatnya Menyambung Titik Cuan Desa

20 September 2026 - 16:09 WIB

Transportasi Desa Indari Disorot, Pemerintah Diminta Beri Solusi

17 September 2026 - 21:04 WIB

Ketika Mesin Digugat: Palagan Manusia di Pilkades Bantarjaya

17 September 2026 - 13:44 WIB

Tegaskan Bebas Tendensi Politik, LSM KANe Malut Buka Suara Soal Monitoring BLT dan Legalitas Organisasi

8 September 2026 - 06:13 WIB

LSM Tantang Inspektorat Halsel Audit Dana Desa Sengga Baru

4 September 2026 - 22:43 WIB

Jurus Baru 20 Desa Wisata Sumbar Pikat Dunia

3 September 2026 - 05:12 WIB

Trending di RAGAM