Cilacap [DESA MERDEKA] – Pemerintah Desa (Pemdes) Layansari, Kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap, kembali menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penyaluran bantuan beasiswa. Sebanyak 60 siswa SD, MI, dan SMP yang berasal dari keluarga kurang mampu serta memiliki prestasi akademik, kini bisa bernapas lega dengan adanya uluran tangan ini. Penyaluran beasiswa dilaksanakan pada Selasa, 4 Juni 2025, bertempat di Balai Desa Layansari.
Sekretaris Desa Layansari, Rahmat, menjelaskan bahwa program beasiswa ini merupakan agenda rutin yang telah dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) setiap tahunnya. “Program Beasiswa Siskin (Siswa Miskin) memang masuk dalam APBDes, dan setiap tahun kami menganggarkan dana untuk beasiswa siswa SD, MI, dan SMP,” ujarnya. Total dana yang dialokasikan untuk program ini mencapai Rp15 juta, bersumber dari Dana Desa (DD).
Pada kesempatan ini, 50 siswa SD dan 10 siswa SMP masing-masing menerima bantuan senilai Rp50 ribu per siswa per tahun. Rahmat menambahkan bahwa penentuan penerima beasiswa dilakukan berdasarkan rekomendasi dari masing-masing sekolah. “Di wilayah kami ada 3 SD, 2 MI, dan 1 SMP. Terkait siswa penerima, kami meminta masing-masing sekolah untuk menyiapkan 10 anak didiknya,” jelas Rahmat. Prioritas diberikan kepada siswa yang benar-benar layak menerima, baik karena keterbatasan ekonomi maupun prestasi yang membanggakan.
Program beasiswa ini, meskipun nominalnya tidak terlalu besar, memiliki dampak yang signifikan. Rahmat berharap, beasiswa ini dapat menjadi pemicu semangat belajar bagi anak-anak penerima. “Meskipun beasiswa ini nilainya tidak seberapa, namun paling tidak memicu anak untuk lebih semangat dalam belajar dan lebih semangat untuk meraih prestasi,” ungkapnya.
Rahmat juga menegaskan bahwa bantuan tersebut wajib dipergunakan untuk keperluan sekolah, seperti membeli buku, alat tulis, atau perlengkapan lainnya. “Saat penyaluran bantuan, kami sudah menyampaikan, baik itu ke guru maupun anaknya, bahwa uang ini bukan untuk jajan, bukan untuk beli yang lain, misalnya beli beras ibunya, tapi uang ini untuk kebutuhan sekolah. Kami juga minta Bapak Ibu guru untuk mendampingi,” tegasnya.
Melalui program beasiswa ini, Pemdes Layansari berharap dapat mencetak generasi penerus yang memiliki sumber daya manusia (SDM) tinggi, yang kelak akan menjadi motor penggerak kemajuan Desa Layansari.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.