Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PENDIDIKAN · 7 Mei 2025 23:28 WIB ·

BATAS Solidkan Gerak, Berdayakan Negeri Lewat Vokasi


					Tampilan layar rapat koordinasi virtual DPW dan DPD BAKTI Taskin seluruh Indonesia membahas program pendidikan dan vokasi. Perbesar

Tampilan layar rapat koordinasi virtual DPW dan DPD BAKTI Taskin seluruh Indonesia membahas program pendidikan dan vokasi.

Padang Pariaman [DESA MERDEKA] Sekitar seratus orang perwakilan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) BAKTI Taskin (BATAS) dari seluruh Indonesia tumpah ruah dalam rapat koordinasi virtual yang digelar pada Rabu (07/05/2025).

Mengusung tema sentral Sosialisasi dan Penjabaran Program Kerja Deputi IV DPP BATAS bidang Pendidikan dan Vokasi, pertemuan via Google Meet ini menjadi panggung penting untuk menyatukan visi dan strategi dalam memberdayakan masyarakat melalui jalur pendidikan dan kejuruan.

Tim Deputi IV yang dikomandoi oleh Sunyoto secara bergantian memaparkan gagasan dan rencana aksi yang akan diimplementasikan.

Hadir pula Sekretaris Jenderal DPP BATAS Suntoro memberikan arahan dan pandangan tentang BAKTI Taskin (Barisan Andalan Kesetiakawanan Pengentasan Kemiskinan) yang dipandu oleh Alan Keba.

Esensi dari setiap presentasi mengerucut pada satu tujuan mulia: ‘pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pembekalan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan zaman’.

“Pendidikan vokasional menjadi acuan BATAS dalam meningkatkan SDM (Sumber Daya Manusia) dalam mewujudkan pengentasan kemiskinan di seluruh wilayah Indonesia sampai ke tingkat desa,” tegas Sunyoto.

Lebih jauh, keterlibatan aktif seluruh elemen ekosistem menjadi krusial dalam menghadapi tantangan, termasuk potensi bencana yang dapat menghambat upaya pemberdayaan.

Semangat gotong royong dan sinergi lintas sektor menjadi landasan penting dalam setiap langkah yang akan diambil.

Perbincangan mendalam juga menyentuh isu krusial terkait pendidikan dan pemberdayaan di wilayah pedesaan, yang seringkali menjadi kantong-kantong kemiskinan. Pentingnya membangun ‘branding‘ dan mempromosikan potensi unik dari setiap daerah menjadi salah satu poin yang mengemuka.

Tim Deputi IV mengemban tugas berat untuk merancang peta jalan komprehensif program pengentasan kemiskinan dalam lima tahun ke depan, lengkap dengan jadwal terukur, target yang jelas, dan indikator keberhasilan yang spesifik.

Selain itu, DPP juga akan membangun sistem pemantauan yang solid untuk mengawasi implementasi program dan mengukur dampak nyata dari upaya pengurangan kemiskinan di tingkat akar rumput.

Langkah-langkah lain yang tak kalah penting meliputi pemetaan data kemiskinan yang detail, koordinasi intensif dengan kementerian terkait, perancangan program pendidikan kejuruan yang adaptif terhadap kebutuhan pasar, pengembangan pelatihan kerja dan kewirausahaan, hingga kolaborasi lintas deputi dalam proyek-proyek strategis di berbagai daerah.

Semangat kolaborasi, inovasi, dan komitmen yang kuat menjadi modal utama BATAS dalam mewujudkan Indonesia yang berdaya dan sejahtera.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 256 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Anak Salatiga Naik Angkot, Berburu Rempah di Ambarawa

7 Juli 2026 - 20:26 WIB

DPRD Sumbar Rancang Pendidikan Desa Berstandar Global

17 Juni 2026 - 15:24 WIB

Membangun SDM Desa, Investasi Lebih Berharga dari Beton

12 Juni 2026 - 10:35 WIB

Peran Guru Desa Jaga Kesehatan Mental Siswa

12 Juni 2026 - 10:25 WIB

Evaluasi Makan Bergizi Gratis di Malaka: Tantangan dan Harapan

9 Juni 2026 - 13:59 WIB

Jombang Pastikan Program Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

9 Juni 2026 - 00:02 WIB

Trending di PENDIDIKAN