Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

RAGAM · 21 Jun 2025 15:54 WIB ·

Banjir Kembali Landa Dusun Kusuhijrah: Warga Desak Pemda Halmahera Selatan Bertindak Cepat!


					Banjir Kembali Landa Dusun Kusuhijrah: Warga Desak Pemda Halmahera Selatan Bertindak Cepat! Perbesar

Halmahera Selatan [DESA MERDEKA]Dusun Kusuhijrah, Kecamatan Bacan Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, kembali dilanda banjir. Hujan lebat yang mengguyur sejak Sabtu, 21 Juni 2025, pukul 13.00 hingga 16.30 WIT, menyebabkan sejumlah rumah warga terendam air. Peristiwa ini bukan kali pertama terjadi, menimbulkan kekhawatiran mendalam di kalangan masyarakat setempat.

Ketua Dusun Kusuhijrah, Sofyan Wazhudin, mengungkapkan keprihatinannya melalui sambungan telepon aplikasi WhatsApp. Ia menjelaskan bahwa curah hujan yang sangat tinggi mengakibatkan saluran air tidak mampu menampung debit air, sehingga meluap dan memasuki permukiman warga. “Banjir besar sampai got (saluran air) penuh, tidak bisa menampung air. Akhirnya banjir masuk ke rumah. Kejadian ini selalu berulang kali,” keluhnya.

Sofyan berharap pemerintah daerah segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi ini. Ia mendesak agar pemerintah dapat mengalokasikan bantuan dalam bentuk pembangunan saluran air yang lebih memadai. “Dengan adanya banjir ini, saya berharap pemerintah daerah bisa membantu kami memberikan bantuan dalam bentuk pembangunan got (saluran air) agar desa kami bisa aman dari banjir, dan warga pun tidak khawatir akan adanya banjir tersebut,” harapnya.

Lebih lanjut, Sofyan, yang mewakili masyarakat Dusun Kusuhijrah, secara khusus memohon kepada Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, agar segera merealisasikan pembangunan infrastruktur saluran air yang permanen. Menurutnya, banjir yang melanda dusun tersebut bukan hanya terjadi sekali atau dua kali, melainkan selalu berulang setiap kali hujan deras mengguyur. Kondisi ini menyebabkan kekhawatiran yang berkepanjangan bagi warga. “Saya selaku ketua dusun atas nama masyarakat Dusun Kusuhijrah bermohon kepada Pemerintah Daerah, Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba, agar bisa membantu kami dalam bentuk got (saluran air) yang lebih memadai lagi. Karena banjir ini bukan hanya sekali atau dua kali, tapi banjir yang melanda hingga masuk ke rumah warga ini setiap hujan deras pasti akan terjadi banjir besar,” tegas Sofyan.

Meluapnya air hingga ke dalam rumah warga telah menimbulkan keresahan dan ketidaknyamanan yang signifikan. Sofyan juga menambahkan bahwa Bupati Bassam Kasuba seharusnya lebih memperhatikan warga Dusun Kusuhijrah, mengingat dukungan kuat yang selalu diberikan masyarakat dalam setiap ajang pemilihan kepala daerah. Bahkan, partai PKS selalu meraih kemenangan di Dusun Kusuhijrah.

“Bupati Bassam Kasuba harus juga memperhatikan kami sebagai warga masyarakat Dusun Kusuhijrah, karena bagaimanapun warga Dusun Kusuhijrah selalu memenangkan setiap Pilkada, bahkan pilih juga partai PKS selalu menang di Dusun Kusuhijrah,” ujar Sofyan.

Oleh karena itu, masyarakat Dusun Kusuhijrah sangat berharap kepada pemerintah daerah, khususnya Bupati Bassam Kasuba, agar segera memberikan bantuan pembangunan saluran air yang memadai. Dengan adanya infrastruktur yang layak, warga tidak perlu lagi khawatir meskipun hujan deras dan banjir terjadi, karena air tidak akan lagi masuk ke dalam rumah.

Kontributor: Alimudin Abd. Fatah

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 133 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

DPRD Sumbar dan Dinas Perpustakaan Siapkan Program Tingkatkan Minat Generasi Muda ke Perpustakaan

22 April 2026 - 21:25 WIB

Asa dari Kalaotoa: Saat Bupati Peluk Keluhan Warga

22 April 2026 - 10:54 WIB

Asa Petani Selayar: Jagung Bersemi, Kelapa Menanti Data

21 April 2026 - 18:24 WIB

Bukan Beban Anggaran, Pers Adalah Perisai Antikorupsi Desa

21 April 2026 - 12:33 WIB

Hentakan Kuntau Bonerate: Memuliakan Pemimpin dengan Ketulusan Adat

20 April 2026 - 22:34 WIB

Luka di Bacan Barat: Saat Dana Kesehatan Desa Dikorupsi

20 April 2026 - 22:18 WIB

Trending di RAGAM