Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan [DESAMERDEKA] – Kehadiran Babinsa Koramil 1415-03 Pasimarannu saat memimpin upacara di UPT SDN Bonerate No. 32 Kepulauan Selayar menjadi momen penuh makna pada Senin (29/9/2025). Sertu Kasman menanamkan disiplin, semangat belajar, dan cinta tanah air bagi siswa di pulau terluar.
Kegiatan rutin yang biasanya berlangsung sederhana itu berubah menjadi momen istimewa. Di bawah langit cerah, bendera Merah Putih berkibar gagah di tiang utama. Barisan siswa berdiri tegak, sebagian wajah tampak serius, sebagian lain penuh rasa ingin tahu. Kehadiran prajurit TNI di tengah mereka menghadirkan wibawa sekaligus teladan nyata yang jarang mereka temui.
Dalam amanatnya, Sertu Kasman menekankan pentingnya disiplin, semangat belajar, dan kebanggaan sebagai anak bangsa. “Rajinlah belajar, hormati guru dan orang tua, serta banggalah sebagai anak Indonesia. Jangan takut bermimpi setinggi langit, karena dengan kerja keras cita-cita bisa diraih,” tutur Sertu Kasman.

Usai upacara, Wakil Kepala Sekolah UPT SDN Bonerate No. 32 Kepulauan Selayar, Andi Riswan, S.Pd.SD, menyebut kegiatan ini sangat berarti bagi para siswa. “Kehadiran Babinsa memberi teladan nyata tentang disiplin dan cinta tanah air, yang akan mereka ingat dalam waktu lama. Lebih dari itu, pengalaman ini juga menjadi motivasi bagi mereka untuk semakin rajin belajar dan berani bermimpi, karena teladan bisa datang dari sosok yang dekat dengan kehidupan sehari-hari,” jelas Andi Riswan.

Kegiatan Babinsa sebagai pembina upacara merupakan bagian dari program Pembinaan Teritorial (Binter) TNI AD. Kehadiran mereka di sekolah-sekolah, termasuk di wilayah kepulauan yang jauh dari pusat kabupaten, bukan hanya mempererat kedekatan dengan masyarakat, tetapi juga menanamkan nilai kebangsaan sejak dini.
Di tengah kehidupan kepulauan yang sederhana, kegiatan itu menjadi simbol nyata bahwa peran Babinsa tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut membangun karakter generasi muda. Pesan singkat Sertu Kasman bergema di hati para siswa, menyalakan semangat kebangsaan yang akan mereka bawa hingga dewasa.

“Ketika suara rakyat dibungkan, jurnalisme menjadi senjata. Kami hadir bukan hanya untuk melaporkan, tapi untuk mengingatkan bahwa keadilan dimulai dari keberanian menyuarakan kebenaran. Di balik setiap berita, ada tekad untuk menjadikan desa lebih sadar, lebih berdaya, dan benar-benar merdeka.”
HP : 081355523999


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.