Tangerang, Banten [DESA MERDEKA] – Panggung Gedung Serba Guna (GSG) Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, menjadi saksi keberhasilan tiga atlet muda yang berhasil mengharumkan nama daerah. Di sela-sela pelantikan dan pengukuhan Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kecamatan Sepatan periode 2021-2024, Camat Sepatan, H. Mohamad Supriyatna, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pendekar muda yang telah mengukir prestasi gemilang.
Ketiga atlet tersebut adalah Annisa Rizky Wijaya, yang meraih dua medali emas pada ajang O2SN tingkat Kabupaten Tangerang 2023; Sulthan Alberto Mahardika, atlet binaan tim inti PPLD Kabupaten Tangerang yang sukses meraih juara 2 O2SN; serta Regita Dewi Cahyani, anggota tim inti PPLP Provinsi Banten yang kini tengah mempersiapkan diri untuk ajang Popnas 2023 di kelas F putri remaja.

Keberhasilan mereka menjadi bukti nyata bahwa bakat-bakat luar biasa bisa lahir dari tingkat desa dan kecamatan jika diberikan ruang yang tepat. Camat Sepatan menegaskan bahwa pencak silat bukan sekadar olahraga, melainkan budaya luhur bangsa yang harus terus dijaga relevansinya di tengah masyarakat modern.
“Pencak silat adalah identitas dan seni bela diri yang telah diajarkan secara luas sejak lama. Kami merasa bangga dengan capaian para atlet ini yang tidak hanya membawa nama Sepatan, tetapi juga mengharumkan nama Kabupaten Tangerang,” ungkap H. Mohamad Supriyatna dalam sambutannya, Minggu (16/07/2023).
Lebih lanjut, Camat berharap terbentuknya kepengurusan IPSI Kecamatan Sepatan ini menjadi momentum untuk melahirkan lebih banyak bibit atlet baru. Fokus utamanya adalah menciptakan ekosistem pembinaan yang berkelanjutan, sehingga potensi anak-anak muda di wilayahnya dapat disalurkan untuk meraih prestasi hingga ke tingkat nasional maupun internasional.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh jajaran penting di lingkungan IPSI Kabupaten Tangerang, termasuk Ketua IPSI H. Yani Sutrisna dan Sekjen H. Sukri, serta unsur muspika setempat. Sinergi antara pemerintah daerah, pengurus cabang olahraga, dan masyarakat ini menjadi fondasi penting bagi kemajuan prestasi olahraga tradisional di tingkat akar rumput, sekaligus memastikan bahwa seni bela diri pencak silat tetap dicintai oleh generasi penerus.

Jurnalis


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.