Kediri, Jawa Timur [DESA MERDEKA] – Warga Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, kini mulai menatap wajah baru akses transportasi mereka. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127, Kodim 0809/Kediri tengah menyulap jalan sepanjang 1.657 meter yang menghubungkan Kecamatan Puncu dengan Pare menjadi jalur aspal mulus. Transformasi ini diproyeksikan menjadi urat nadi baru bagi aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat pedesaan.
Komandan Satgas (Dansatgas) TMMD ke-127, Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah, meninjau langsung progres pembangunan pada Selasa (17/2/2026). Hingga saat ini, pengerjaan fisik jalan tersebut telah mencapai angka 60 persen. Proyek yang dimulai sejak 12 Februari ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada 11 Maret 2026 mendatang.
Infrastruktur Pintar dengan Saluran Irigasi
Sentuhan berbeda pada proyek ini adalah integrasi antara pengaspalan jalan dengan pembuatan saluran irigasi. Langkah ini merupakan strategi jangka panjang agar air hujan tidak menggenangi badan jalan yang sering menjadi penyebab utama kerusakan aspal.
“Kami ingin memastikan bahwa apa yang dibangun benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” tegas Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah. Dengan adanya irigasi yang memadai, ketahanan infrastruktur ini diharapkan dapat terjaga bertahun-tahun ke depan.
Lebih dari Sekadar Pembangunan Fisik
TMMD 2026 di Kabupaten Kediri tidak hanya bicara tentang beton dan aspal. Program ini merupakan aksi sinergi terpadu antara TNI, pemerintah daerah, dan warga untuk meningkatkan kesejahteraan secara menyeluruh. Selain infrastruktur, Satgas juga menggulirkan program non-fisik seperti edukasi wawasan kebangsaan hingga pemberdayaan pertanian melalui penanaman jagung.
Kepala Desa Gadungan, Dari Purwanto, mengungkapkan bahwa kehadiran personel TNI di desanya telah membakar semangat gotong royong warga. “Kehadiran pimpinan TNI langsung di lapangan memberikan motivasi tersendiri. Kami merasa diperhatikan, dan warga semakin semangat menyukseskan program ini,” ujarnya.
Sinergi ini membuktikan bahwa percepatan pembangunan di wilayah pelosok memerlukan kolaborasi nyata di lapangan. Aspal baru di Desa Gadungan bukan sekadar fasilitas transportasi, melainkan simbol hadirnya negara dalam memperpendek jarak antara desa dan pusat ekonomi di perkotaan.
Redaksi Desa Merdeka

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.