Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Era digital telah mengubah wajah pelayanan publik menjadi panggung yang penuh sorotan. Masyarakat kini kian kritis dan menuntut kecepatan serta transparansi. Menanggapi fenomena tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama Kementerian PANRB sepakat bahwa inovasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan napas utama birokrasi untuk bertahan dan tetap relevan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Sumbar, Hansastri, menegaskan bahwa transformasi digital membawa tantangan yang jauh lebih kompleks. Hal ini disampaikannya dalam pembukaan Jaringan Inovasi Pelayanan Publik (JIPP) di Auditorium Istana Gubernur Sumbar. Forum ini menjadi ruang bagi para pejabat daerah untuk membedah cara kerja baru yang lebih efisien dan berdampak nyata.
Inovasi Sebagai Budaya, Bukan Beban Kerja
Sudut pandang menarik muncul saat inovasi diposisikan sebagai budaya organisasi. Asisten Deputi Kementerian PANRB, Ajib Rakhmawanto, menekankan bahwa JIPP dirancang sebagai wadah untuk menyebarluaskan pengetahuan. Tujuannya agar praktik-praktik baik di satu daerah tidak berhenti di situ saja, melainkan mengalami akselerasi dan pelembagaan secara luas.
“Misi besar kami adalah mendorong transformasi melalui penciptaan dan pengembangan inovasi agar menjadi budaya dalam pelayanan publik,” ungkap Ajib. Fokus utama JIPP mencakup pendokumentasian hingga sinergi antarlembaga untuk memastikan inovasi tersebut berkelanjutan dan tidak hilang saat terjadi pergantian kepemimpinan.
Kolaborasi Lintas Sektoral di Forum FGD
Kegiatan ini tidak hanya berisi pengarahan satu arah, tetapi juga menyajikan diskusi mendalam (Focus Group Discussion). Panel ahli yang menghadirkan akademisi Universitas Andalas serta praktisi dari Dinas PUPR Kota Payakumbuh memberikan gambaran nyata tentang bagaimana inovasi diimplementasikan di lapangan.
Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah melalui JIPP diharapkan mampu memperkuat pelayanan publik yang lebih inklusif. Dengan begitu, inovasi yang lahir dari Sumatera Barat tidak hanya memberi dampak lokal, tetapi juga berkontribusi pada kemajuan standar pelayanan di tingkat nasional.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.