Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

PEMERINTAHAN · 22 Agu 2024 07:06 WIB ·

Aparatur Sumbar Pacu Inovasi Demi Puaskan Publik yang Kritis


					Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Hansastri, memberikan sambutan dalam acara Pembinaan Jaringan Inovasi Pelayanan Publik (JIPP). Perbesar

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Hansastri, memberikan sambutan dalam acara Pembinaan Jaringan Inovasi Pelayanan Publik (JIPP).

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Era digital telah mengubah wajah pelayanan publik menjadi panggung yang penuh sorotan. Masyarakat kini kian kritis dan menuntut kecepatan serta transparansi. Menanggapi fenomena tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama Kementerian PANRB sepakat bahwa inovasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan napas utama birokrasi untuk bertahan dan tetap relevan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sumbar, Hansastri, menegaskan bahwa transformasi digital membawa tantangan yang jauh lebih kompleks. Hal ini disampaikannya dalam pembukaan Jaringan Inovasi Pelayanan Publik (JIPP) di Auditorium Istana Gubernur Sumbar. Forum ini menjadi ruang bagi para pejabat daerah untuk membedah cara kerja baru yang lebih efisien dan berdampak nyata.

Inovasi Sebagai Budaya, Bukan Beban Kerja
Sudut pandang menarik muncul saat inovasi diposisikan sebagai budaya organisasi. Asisten Deputi Kementerian PANRB, Ajib Rakhmawanto, menekankan bahwa JIPP dirancang sebagai wadah untuk menyebarluaskan pengetahuan. Tujuannya agar praktik-praktik baik di satu daerah tidak berhenti di situ saja, melainkan mengalami akselerasi dan pelembagaan secara luas.

“Misi besar kami adalah mendorong transformasi melalui penciptaan dan pengembangan inovasi agar menjadi budaya dalam pelayanan publik,” ungkap Ajib. Fokus utama JIPP mencakup pendokumentasian hingga sinergi antarlembaga untuk memastikan inovasi tersebut berkelanjutan dan tidak hilang saat terjadi pergantian kepemimpinan.

Kolaborasi Lintas Sektoral di Forum FGD
Kegiatan ini tidak hanya berisi pengarahan satu arah, tetapi juga menyajikan diskusi mendalam (Focus Group Discussion). Panel ahli yang menghadirkan akademisi Universitas Andalas serta praktisi dari Dinas PUPR Kota Payakumbuh memberikan gambaran nyata tentang bagaimana inovasi diimplementasikan di lapangan.

Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah melalui JIPP diharapkan mampu memperkuat pelayanan publik yang lebih inklusif. Dengan begitu, inovasi yang lahir dari Sumatera Barat tidak hanya memberi dampak lokal, tetapi juga berkontribusi pada kemajuan standar pelayanan di tingkat nasional.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 51 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Retret Akmil: Gembleng Pimpinan DPRD Demi Pembangunan Desa Efektif

20 April 2026 - 08:36 WIB

Lilin Desa: Visi Hatta Lewat Jutaan Bibit Kelapa

4 April 2026 - 19:39 WIB

Cair Serentak: Strategi Amankan Rp900 Ribu dari Dana Desa

16 Maret 2026 - 06:34 WIB

Jalan Tol Hasil Bumi: Ambisi Mendes Yandri untuk Yahukimo

11 Maret 2026 - 21:03 WIB

Duet Kemendes-BAPPISUS: Perkuat Daya Gedor Ekonomi Desa

11 Maret 2026 - 04:55 WIB

Kedaulatan Data Jadi Kunci Pembangunan Tepat Sasaran

6 Maret 2026 - 21:21 WIB

Trending di PEMERINTAHAN