Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 17 Okt 2024 11:45 WIB ·

Tangis Haru Warga Kedungwaringin, Pj Bupati Bekasi Jadi Penyelamat


					Tangis Haru Warga Kedungwaringin, Pj Bupati Bekasi Jadi Penyelamat Perbesar

Bekasi [DESA MERDEKA] –  Kisah haru datang dari keluarga Effendi, warga Kecamatan Kedungwaringin. Di tengah perjuangan melawan kanker serviks stadium 4B yang diderita sang istri, Diana Yasmine, mereka mendapatkan dukungan penuh dari sosok pemimpin yang tak terduga: Penjabat Bupati Bekasi, Dedy Supriadi.

“Pak Dedy seperti pahlawan bagi keluarga kami,” ungkap Mulyadi dengan mata berkaca-kaca, Kamis (17/10/2024). “Beliau tidak hanya memberikan bantuan materi, tapi juga semangat yang luar biasa untuk kami.”

Perjuangan Mulyadi dan istrinya dimulai sejak bulan Ramadhan lalu. Saat itu, Diana dinyatakan mengidap kanker serviks stadium 4B dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Mendengar kabar tersebut, Dedy Supriadi yang saat itu masih menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi langsung turun tangan membantu.

“Pak Dedy membantu kami mencarikan rumah kontrakan dekat rumah sakit, bahkan beliau juga memastikan kebutuhan sehari-hari kami terpenuhi,” tambah Mulyadi.

Kedermawanan hati Dedy Supriadi tidak berhenti sampai di situ. Ketika kondisi Diana semakin memburuk dan membutuhkan perawatan intensif, Dedy kembali bertindak cepat. Beliau langsung memerintahkan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi untuk menyediakan ambulans dan oksigen 24 jam untuk Diana.

“Saya sangat berterima kasih kepada Pak Dedy dan seluruh jajaran Pemkab Bekasi,” ujar Mulyadi. “Berkat bantuan mereka, istri saya bisa mendapatkan perawatan terbaik.”

Dibawah komando Pj Bupati Dedy Supriadi, sejumlah instansi juga turun tangan seperti, Kepala Desa Kedung Waringin, Tita Komala, Camat Kedung Waringin, Maman Badruzaman (MBZ) dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dokter Alamsyah yang selalu aktif melayani serta merespon cepat jika ada permasalahan kesehatan yang dialami masyarakat.

Kisah perjuangan Mulyadi dan Diana ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian pemimpin dapat membawa perubahan besar bagi masyarakat. Dedy Supriadi telah menunjukkan bahwa seorang pemimpin tidak hanya harus fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga harus memiliki empati yang tinggi terhadap sesama.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 56 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sumpah Pemuda di Obi: Konsolidasi 200 Armada Lokal Melawan Ketimpangan Logistik Desa

29 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Menantang Ombak Pesisir Domas Lewat Racikan Probiotik Kampus

22 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Gadai Bawah Tangan: Benturan Transaksi Informal dengan Hukum Formal

21 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Tragedi Desa Sugi: Trauma Mafia Tanah dan Apatisme Nelayan Mangrove

12 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Pasir Pantai Merah Putih Obi Dikeruk Ilegal, APH dan Pemda Didesak Bertindak

3 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Bertahan di Ruas Kaputusan: Nestapa dan Resiliensi Warga

29 September 2026 - 16:06 WIB

Trending di RAGAM