Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PEMDA · 12 Apr 2023 05:04 WIB ·

Ironi Lumbung Alam: Lima Kabupaten Termiskin Kalimantan Barat


					Ironi Lumbung Alam: Lima Kabupaten Termiskin Kalimantan Barat Perbesar

Pontianak, Kalimantan Barat [DESA MERDEKA] –  Kalimantan Barat adalah raksasa sumber daya. Dari kelapa sawit hingga bauksit, buminya menjanjikan kemakmuran. Namun, data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkap realitas yang kontras: lima kabupaten di wilayah ini masih terjebak dalam angka kemiskinan yang signifikan di tengah limpahan kekayaan alamnya.

Kabupaten Melawi menempati urutan pertama sebagai wilayah dengan persentase penduduk miskin tertinggi, yakni mencapai 11,44 persen. Dengan populasi 235.025 jiwa, angka ini menjadi sinyal keras adanya tantangan ekonomi besar yang harus dihadapi warga di sana. Kondisi serupa membayangi Kabupaten Landak yang menyusul di posisi kedua dengan tingkat kemiskinan 10,01 persen.

Potensi Melimpah, Kesejahteraan Masih Tertunda
Masalah ini tidak hanya mendera wilayah berpopulasi kecil. Kabupaten Ketapang, yang memiliki penduduk lebih dari setengah juta jiwa, mencatatkan angka kemiskinan 9,39 persen. Hal ini menegaskan bahwa strategi ekonomi inklusif mendesak untuk segera diterapkan agar kekayaan daerah benar-benar menyentuh lapisan masyarakat terbawah.

Sementara itu, Kabupaten Kayong Utara dan Kabupaten Kapuas Hulu melengkapi daftar lima besar dengan angka masing-masing 9,04 persen dan 8,59 persen. Kapuas Hulu, yang selama ini dikenal dengan keindahan alam dan potensi kehutannya, menjadi bukti bahwa pesona alam saja tidak cukup tanpa program pengentasan kemiskinan yang tepat sasaran.

Menagih Strategi Ekonomi yang Inklusif
Potensi sektor pertanian dan kehutanan yang menjadi tulang punggung masyarakat seharusnya menjadi modal kuat untuk berbenah. Data BPS tahun 2022 ini menjadi catatan kritis bagi pemerintah daerah untuk mengevaluasi apakah pengelolaan sumber daya seperti karet dan sawit sudah memberikan dampak nyata bagi penduduk di desa-desa.

Upaya pemerataan pembangunan kini menjadi pekerjaan rumah yang tak bisa ditunda. Memaksimalkan kekayaan alam Kalimantan Barat untuk kesejahteraan masyarakat lokal bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan agar “gemerlap” potensi bumi Khatulistiwa tidak sekadar menjadi cerita di balik angka statistik kemiskinan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 380 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sapi ‘Monster’ Limosin 1,05 Ton Kiriman Presiden Prabowo Tiba di Tulungagung

26 Mei 2026 - 16:46 WIB

Satlinmas Nagari Garda Amankan Pembangunan Desa Sumatera Barat

25 Mei 2026 - 20:57 WIB

Cetak Miliarder Digital Desa Lewat Nagari Creative Hub Sumbar

25 Mei 2026 - 20:49 WIB

Bupati Erwin Burase Pacu Kemandirian UMKM Desa Parigi Moutong

24 Mei 2026 - 22:02 WIB

Diaspora Minang Ditantang Bangun Kemandirian Nagari Sumbar

24 Mei 2026 - 21:59 WIB

Sinergi Diaspora Membangun Nagari Jadi Strategi Resmi Sumbar

24 Mei 2026 - 19:33 WIB

Trending di PEMDA