Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

DESA · 28 Jun 2026 19:43 WIB ·

Prasasti Walandit Wonorejo, Warisan Sejarah yang Menggerakkan Pembangunan Desa


					Tim Fasilitasi APBDes bersama Pemerintah Desa Wonorejo,Rapat evaluasi APBDes Desa Wonorejo Kecamatan Singosari
Perbesar

Tim Fasilitasi APBDes bersama Pemerintah Desa Wonorejo,Rapat evaluasi APBDes Desa Wonorejo Kecamatan Singosari

Prasasti Walandit Wonorejo
                                                          Prasasti Walandit Wonorejo peninggalan sejarah Majapahit

Prasasti Walandit Wonorejo Menghidupkan Semangat Pembangunan

WONOREJO, SINGOSARIPrasasti Walandit Wonorejo bukan sekadar peninggalan sejarah dari masa Majapahit. Pemerintah Desa Wonorejo menjadikan warisan budaya tersebut sebagai inspirasi untuk membangun desa yang berpijak pada tradisi, tata kelola pemerintahan yang akuntabel, dan kemandirian ekonomi masyarakat.

Di bawah bayang-bayang Gunung Bromo, Desa Wonorejo terus merajut kembali benang sejarah yang sempat terlupakan. Sebagai desa paling timur di Kecamatan Singosari, Wonorejo mewarisi Prasasti Walandit yang mengukuhkan wilayah ini sebagai tanah yang memiliki nilai historis dan budaya tinggi. Kini, Pemerintah Desa Wonorejo menghidupkan kembali semangat itu melalui langkah menuju nominasi Desa Adat Nusantara.

Prasasti Walandit Wonorejo
       Tim Fasilitasi APBDes bersama Pemerintah Desa Wonorejo,Rapat evaluasi APBDes Desa Wonorejo Kecamatan Singosari

Evaluasi APBDes Menjadi Dasar Penyusunan RKP Desa 2027

Namun, menjaga romantisme sejarah saja tidak cukup untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, Tim Fasilitasi APBDes Kecamatan Singosari bersama Tenaga Pendamping Profesional (TPP) menggelar koordinasi dengan Pemerintah Desa Wonorejo. Mereka mengevaluasi Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) APBDes Tahun 2025 dan 2026 sebagai dasar menyusun Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa Tahun 2027.

Selain itu, forum tersebut tidak sekadar membahas kelengkapan administrasi. Para peserta mencermati setiap program, menyesuaikan arah kebijakan, serta memastikan setiap rupiah anggaran mampu menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.

BUMDes Berbasis Sejarah dan Ekowisata

Pemerintah Desa Wonorejo memusatkan perhatian pada penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Mereka ingin menjadikan BUMDes sebagai motor penggerak ekonomi desa yang bertumpu pada potensi budaya, sejarah, dan ekowisata Prasasti Walandit Wonorejo. Dengan pendekatan tersebut, BUMDes diharapkan tidak hanya menjalankan usaha konvensional, tetapi juga mengembangkan wisata edukasi, ekonomi kreatif, dan pemberdayaan masyarakat berbasis kearifan lokal.

Salah seorang perangkat desa menyampaikan bahwa pembahasan anggaran memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar menyusun angka.

“Kami tidak sedang mencocokkan angka di atas kertas. Kami sedang merancang jembatan agar kemakmuran yang diwariskan leluhur dapat dirasakan oleh generasi sekarang dan generasi mendatang.”

Selanjutnya, sinkronisasi kebijakan antara pemerintah desa, Tim Fasilitasi APBDes, dan Tenaga Pendamping Profesional menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh program pembangunan berjalan selaras. Sinergi tersebut juga memperkuat kesiapan Desa Wonorejo dalam mengembangkan potensi budaya sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sinergi Menuju Desa Adat yang Mandiri

Pemerintah Desa Wonorejo mengembangkan Prasasti Walandit Wonorejo sebagai identitas desa untuk melahirkan berbagai peluang ekonomi baru, mulai dari wisata sejarah, produk UMKM, hingga kegiatan edukasi budaya. Dengan demikian, warisan leluhur tidak hanya terjaga, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi perekonomian desa.

Pada akhirnya, Wonorejo membuktikan bahwa status desa adat bukan sekadar simbol masa lalu. Sebaliknya, status tersebut menjadi modal sosial untuk membangun masa depan yang lebih mandiri, adil, dan sejahtera. Dari Prasasti Walandit hingga penyusunan RKP Desa 2027, masyarakat Wonorejo menunjukkan bahwa tradisi dapat berjalan berdampingan dengan inovasi. Masyarakat Wonorejo tidak hanya mengenang sejarah, tetapi juga menjadikannya arah pembangunan bagi generasi yang akan datang.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bupati Ingkar Janji, Warga Marubun Lokkung Simalungun Terisolasi

27 Juni 2026 - 22:42 WIB

Drs. Nasril Menang Pilwana Guguak Kuranji Hilir, Diwarnai Protes Warga yang Kehilangan Hak Pilih

27 Juni 2026 - 20:43 WIB

Dari Warga untuk Desa: Warnai Musdes RKP 2027 Tamanharjo

25 Juni 2026 - 20:01 WIB

Rumah Desa Sehat Banjararum: Target Pangkas Gizi Buruk 50 Persen

25 Juni 2026 - 02:50 WIB

Mandiri! Rambung Merah Sahkan Aturan Hak Asal Usul

24 Juni 2026 - 20:01 WIB

Jaga Mutu Program Makan Bergizi Gratis, PABPDSI Dukung Langkah BGN

24 Juni 2026 - 13:26 WIB

Trending di DESA