Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR DESA · 27 Jun 2026 22:42 WIB ·

Bupati Ingkar Janji, Warga Marubun Lokkung Simalungun Terisolasi


					Bupati Ingkar Janji, Warga Marubun Lokkung Simalungun Terisolasi Perbesar

Simalungun,Sumatera Utara[DESA MERDEKA] – Warga Desa Marubun Lokkung, Kecamatan Dolok Silau, Kabupaten Simalungun mulai hilang kesabaran. Melalui sebuah video viral di media sosial, seorang warga bernama Dita Purba menyampaikan surat terbuka yang menuntut Pemerintah Kabupaten Simalungun segera merealisasikan janji perbaikan jalan utama yang longsor sejak November 2025 lalu.

“Shalom, Horas hubata haganupan. Teman-teman semuanya, saya mohon dukungan untuk mengawal perbaikan jalan di kampung saya, tepatnya di Dusun Bangun Baru dan Pulo Raya, Marubun Lokkung Kecamatan Dolok Silau,” ujar Dita dalam unggahan videonya pada Sabtu (27/06/2026).

Jalan yang ambles tersebut merupakan urat nadi tunggal bagi ratusan warga. Jalur ini saban hari dilewati anak-anak untuk pergi sekolah dan menjadi akses utama pengangkutan komoditas hasil tani keluar desa.

Enam Bulan Menanti Janji Manis Bupati
Bencana longsor ini sejatinya terjadi pada 27 November 2025 silam, berbarengan dengan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Sumatera Utara. Pada 14 Desember 2025, Bupati Simalungun didampingi Camat Dolok Silau sempat meninjau lokasi dan berjanji di hadapan warga bahwa perbaikan infrastruktur tersebut akan rampung dalam waktu 4 bulan.

Namun kenyataannya, hingga akhir Juni 2026—atau lebih dari 6 bulan pasca-peninjauan—belum ada tanda-tanda alat berat turun ke lokasi. Janji manis bupati tersebut hingga kini belum terealisasi.

“Jembatan darurat yang kami bangun sebelumnya sudah putus total, dan proyek perbaikan jalan dari pemerintah tak ada kejelasan sama sekali sampai hari ini,” ungkap Dita kecewa.

Gotong Royong Warga di Atas Jurang
Guna menyambung hidup dan memastikan anak-anak tetap bisa sekolah, warga Dusun Bangun Baru dan Pulo Raya kembali turun tangan. Secara swadaya, mereka bergotong royong membangun jembatan darurat baru dari batang kayu dan pohon kelapa seadanya.

Kondisi jembatan baru ini sangat memprihatinkan dan bertaruh nyawa karena membentang langsung di atas jurang yang dalam. Warga mengaku cemas akan potensi kecelakaan, namun mereka tidak memiliki pilihan akses lain.

Pemdes Sudah Layangkan Laporan Resmi
Ketua Maujana Nagori (BPD) Marubun Lokkung membenarkan keluhan warganya yang viral tersebut. Pihak pemerintahan desa menegaskan bahwa langkah administratif sudah ditempuh sejak awal.

Berdasarkan instruksi Camat Dolok Silau, Penjabat (Pj) Pangulu (Kepala Desa) telah melayangkan laporan resmi yang ditujukan kepada Bupati Simalungun melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Simalungun.

Pihak Maujana Nagori mendesak Pemkab Simalungun tidak menutup mata dan segera melakukan tindakan nyata di lapangan demi keselamatan warga serta urat nadi perekonomian desa yang kian lumpuh.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 211 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bansos Ribuan Warga Wonogiri Disetop Gegara Judol Pinjol

19 September 2026 - 06:11 WIB

Sengkarut Dana Desa Malaka: Pelatihan 10 Menit Disorot

17 September 2026 - 10:01 WIB

Bantaran Citarum Memanas: Sengkarut Rivalitas 4 Calon Pemimpin Bantarjaya

10 September 2026 - 16:25 WIB

Pilkades Sumber Urip: Petahana Jajang Sujai Amankan Nomor 1

9 September 2026 - 14:45 WIB

Sumpah Setia dan Bayang-Bayang Konflik di Balik Sterilisasi Pilkades Pebayuran

9 September 2026 - 14:23 WIB

Petahana Juhendi Sulaeman Raih Nomor Urut 3 Pilkades Karanghaur

9 September 2026 - 13:29 WIB

Trending di KABAR DESA