Padang Pariaman, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Agenda besar pembangunan desa sumatera barat mustahil berjalan mulus jika keamanan di tingkat tapak atau nagari masih rapuh oleh ancaman bencana alam dan penyakit sosial. Menyadari tantangan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat kini menuntut jajaran Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) yang berbasis di desa, bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran, untuk bertransformasi total menjadi garda terdepan pelindung investasi dan ketenteraman warga di akar rumput.
Pesan penguatan fondasi keamanan tingkat bawah ini ditegaskan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumbar, Ahmad Zakri. Hadir mewakili Gubernur sebagai inspektur upacara pada Gelar Pasukan HUT Damkar ke-107, Satpol PP ke-76, dan Satlinmas ke-64 Tingkat Provinsi Sumbar di Politeknik Pelayaran Sumbar, Kabupaten Padang Pariaman, Senin (25/5/2026), ia menekankan bahwa aparatur keamanan bukan lagi sekadar pelengkap seremonial.
Saat ini, Sumatera Barat tengah memacu sejumlah agenda prioritas yang berdampak langsung pada pedesaan, termasuk percepatan investasi, hilirisasi industri, serta pemulihan pascabencana yang kerap melumpuhkan ekonomi nagari. Agar roda ekonomi bergerak, kehadiran Satlinmas dan Satpol PP sangat dibutuhkan sebagai penegak peraturan daerah sekaligus pengawal kebijakan yang menciptakan iklim lingkungan kondusif.
Tantangan di lapangan kian kompleks dengan maraknya penyakit masyarakat yang mulai merambah wilayah pinggiran, seperti aksi tawuran remaja dan balap liar. Untuk itu, jajaran pengaman diminta memperkuat sinergi dengan tokoh masyarakat dan pemerintah daerah melalui optimalisasi patroli rutin di wilayah rawan serta pemberian edukasi intensif kepada para pelajar.
Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi personel di lapangan, Gubernur Sumbar turut menyerahkan Penghargaan Karya Bhakti Satuan Polisi Pamong Praja kepada jajaran Satpol PP Kota Bukittinggi, Kota Padang, dan Kota Padang Panjang. Selain itu, apresiasi khusus diberikan kepada Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang yang sukses menembus jajaran enam besar terbaik nasional dalam ajang National Firefighter Skill Competition (NFSC) 2026 di Palembang, disusul keikutsertaan Damkar Bukittinggi dan Sawahlunto.
Melalui momentum ini, keberadaan lini pertahanan sipil di tingkat paling bawah diharapkan mampu memberikan rasa aman yang nyata, sehingga seluruh program pembangunan desa sumatera barat dapat terealisasi secara berkelanjutan tanpa hambatan sosial.

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.