Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PENDIDIKAN · 10 Mei 2026 21:25 WIB ·

Mencetak Generasi Kritis: Investasi Karakter dari Akar Rumput


					Mencetak Generasi Kritis: Investasi Karakter dari Akar Rumput Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Pendidikan di Sumatera Barat kini tidak lagi hanya mengejar angka di atas kertas. Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov), Arry Yuswandi, menegaskan bahwa tantangan terbesar saat ini adalah membangun ketahanan moral dan kemampuan berpikir kritis sejak dini. Hal ini menjadi fondasi utama bagi generasi muda agar mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri.

Pesan tersebut disampaikan Arry dalam Wisuda Tahfiz Generasi XVII MAS Ar Risalah, Minggu (10/5/2026). Sebanyak 126 wisudawati dilepas sebagai duta karakter yang diharapkan membawa perubahan di tengah masyarakat, khususnya di tingkat kelurahan dan desa tempat mereka mengabdi nantinya.

Lebih dari Sekadar Cerdas Akademik
Menurut Arry, kecerdasan intelektual tanpa akhlak adalah kerugian bagi masa depan daerah. Lembaga pendidikan berbasis nilai keislaman memiliki posisi strategis untuk membentuk fondasi spiritual yang kuat. Investasi pada karakter, disiplin, dan moral bukan hanya tentang keberhasilan akademik, tetapi langkah nyata membangun benteng pertahanan bagi Sumatera Barat.

“Pendidikan hari ini membutuhkan generasi yang memiliki ketahanan moral dan kemampuan berpikir kritis,” ujar Arry. Konsistensi dalam membina penghafal Al-Qur’an yang berprestasi dianggap sebagai cara paling efektif untuk menjaga pegangan nilai agama di tengah gempuran budaya luar.

Beasiswa Sebagai Pemicu Prestasi
Sebagai bentuk apresiasi nyata, Yayasan Waqaf Ar Risalah memberikan beasiswa senilai Rp10 juta kepada wisudawati penghafal 30 juz Al-Qur’an. Langkah ini diharapkan menjadi pemicu bagi warga di tingkat akar rumput untuk terus memprioritaskan pendidikan tinggi bagi anak-anak mereka.

Kehadiran perangkat pemerintah hingga tingkat kelurahan dan kecamatan dalam acara ini menunjukkan adanya sinergi pembangunan manusia yang dimulai dari wilayah terkecil. Dengan lulusan yang memiliki fondasi spiritual kuat, desa dan kelurahan akan memiliki agen perubahan yang siap menghadapi tantangan global dengan disiplin tinggi.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

DPRD Sumbar Rancang Pendidikan Desa Berstandar Global

17 Juni 2026 - 15:24 WIB

Membangun SDM Desa, Investasi Lebih Berharga dari Beton

12 Juni 2026 - 10:35 WIB

Peran Guru Desa Jaga Kesehatan Mental Siswa

12 Juni 2026 - 10:25 WIB

Evaluasi Makan Bergizi Gratis di Malaka: Tantangan dan Harapan

9 Juni 2026 - 13:59 WIB

Jombang Pastikan Program Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

9 Juni 2026 - 00:02 WIB

Pawai Katam Al-Qur’an, Investasi Karakter Generasi Muda Padang

7 Juni 2026 - 13:06 WIB

Trending di PENDIDIKAN