Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PEMDA · 18 Mar 2026 09:37 WIB ·

Triliunan Rupiah Kucur ke Sumbar, Padang Panjang Siap Melaju


					Triliunan Rupiah Kucur ke Sumbar, Padang Panjang Siap Melaju Perbesar

Padang Panjang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Momentum besar menyapa ekonomi Sumatera Barat (Sumbar) pada 2026. Masuknya anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana senilai triliunan rupiah diprediksi menjadi mesin penggerak utama ekonomi daerah. Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan bahwa aliran dana raksasa ini harus dioptimalkan melalui sinergi ketat antara provinsi dan kabupaten/kota agar memberikan dampak berganda (multiplier effect) bagi rakyat.

“Anggaran triliunan ini adalah momentum. Kita harus selaraskan program agar pembangunan tidak hanya cepat, tapi juga tepat sasaran di tengah tantangan keuangan daerah yang ada,” ujar Mahyeldi saat memimpin rapat koordinasi di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Padang Panjang, Selasa (17/3/2026).

Strategi Adaptif di Tengah Keterbatasan Anggaran
Meski ada suntikan dana besar untuk infrastruktur pascabencana, Mahyeldi mengingatkan bahwa kondisi keuangan daerah secara umum masih menghadapi tantangan berat. Ia meminta seluruh kepala daerah untuk bersikap adaptif dan tidak kaku dalam mengelola anggaran.

Fokus pembangunan diarahkan pada program yang berdampak langsung dan berkelanjutan. Padang Panjang, sebagai kota perlintasan strategis, dinilai memiliki posisi kunci dalam memutar roda ekonomi melalui sektor perdagangan dan penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Pasar Modern dan Investasi SDM Jadi Kunci
Merespons arahan Gubernur, Pj Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mengakselerasi modernisasi pasar rakyat. Revitalisasi Pasar Induk dan Pasar Sayur Bukit Surungan menjadi proyek prioritas untuk memperkuat rantai pasok pangan dan industri kreatif.

Tak hanya fisik, Padang Panjang juga bertaruh pada kualitas manusia. “Kami fokus pada pariwisata budaya dan religi, serta program beasiswa untuk calon ulama dan hafidz. Ini adalah investasi jangka panjang untuk mendukung ekonomi digital dan industri kreatif,” jelas Hendri.

Fokus Strategis 2026 Aksi Nyata Pemko Padang Panjang
Ekonomi Digital Pengembangan marketplace lokal dan UMKM naik kelas
Infrastruktur Revitalisasi Pasar Induk & Pasar Sayur Bukit Surungan
SDM Unggul Program Satu Rumah Tangga Satu Hafiz & Beasiswa Kuliah
Pariwisata Penguatan destinasi wisata religi dan budaya
Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sapi ‘Monster’ Limosin 1,05 Ton Kiriman Presiden Prabowo Tiba di Tulungagung

26 Mei 2026 - 16:46 WIB

Satlinmas Nagari Garda Amankan Pembangunan Desa Sumatera Barat

25 Mei 2026 - 20:57 WIB

Cetak Miliarder Digital Desa Lewat Nagari Creative Hub Sumbar

25 Mei 2026 - 20:49 WIB

Bupati Erwin Burase Pacu Kemandirian UMKM Desa Parigi Moutong

24 Mei 2026 - 22:02 WIB

Diaspora Minang Ditantang Bangun Kemandirian Nagari Sumbar

24 Mei 2026 - 21:59 WIB

Sinergi Diaspora Membangun Nagari Jadi Strategi Resmi Sumbar

24 Mei 2026 - 19:33 WIB

Trending di PEMDA