Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) resmi menetapkan halaman Kantor Gubernur sebagai lokasi utama pelaksanaan Shalat Idulfitri 1447 Hijriah tingkat provinsi. Keputusan ini diambil untuk menciptakan ruang terbuka yang mampu menampung antusiasme masyarakat dalam merayakan hari kemenangan bersama jajaran pemerintahan.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Sumbar, Ahmad Zakri, menegaskan bahwa momentum ini adalah sarana mempererat silaturahmi antara pemimpin dan rakyat. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk hadir. Ini adalah panggung kebersamaan kita dalam kekhusyukan Idulfitri,” ujarnya di Padang.
Sekda Sumbar Bakal Jadi Khatib Utama
Ada yang istimewa dalam pelaksanaan tahun ini. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, dijadwalkan langsung bertindak sebagai khatib. Sementara itu, posisi imam akan dipimpin oleh Edi Salman, Imam Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi.
Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Sumbar kini tengah mematangkan persiapan teknis agar jamaah dapat beribadah dengan tertib dan nyaman. Masyarakat diimbau untuk datang lebih awal guna menghindari kepadatan di akses masuk lokasi.
Masjid Raya Jadi Alternatif Saat Hujan
Mengingat faktor cuaca yang sulit diprediksi, pemerintah telah menyiapkan rencana cadangan. Kepala Biro Kesra Setdaprov Sumbar, Edi Dharma, menjelaskan bahwa jika hujan turun, seluruh rangkaian ibadah akan dialihkan.
“Jika kondisi cuaca tidak memungkinkan di lapangan terbuka, jamaah akan langsung diarahkan menuju Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi,” jelas Edi. Pengalihan ini dilakukan agar prosesi ibadah tetap berjalan khidmat tanpa kendala teknis.
Keputusan akhir mengenai tanggal pelaksanaan tetap akan merujuk pada hasil Sidang Isbat Kementerian Agama RI. Pemprov Sumbar berharap Shalat Id berjamaah ini menjadi simbol penguat ukhuwah Islamiyah bagi seluruh warga Sumatera Barat.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.