Mojokerto, Jawa Timur [DESA MERDEKA] – Siapa sangka tanaman yang sering tumbuh sembarangan di pekarangan rumah bisa menjadi “senjata” ampuh melawan stunting? Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) Kelompok 27 baru saja melakukan terobosan kreatif di Desa Parengan, Mojokerto, dengan menyulap bayam liar menjadi puding bergizi tinggi untuk balita, Sabtu (7/2/2026).
Langkah inovatif ini menyasar para ibu muda di Dusun Gondang sebagai upaya menyediakan asupan zat besi dan vitamin tanpa harus merogoh kocek dalam. Bayam liar, yang selama ini kerap diabaikan, ternyata memiliki kandungan nutrisi setara sayuran premium jika diolah dengan cara yang tepat.
Inovasi Rasa yang Disukai Anak
Masalah utama pemberian sayur pada balita adalah rasa yang cenderung hambar atau pahit. Mahasiswa UMG memecahkan kebuntuan tersebut dengan memilih format puding. Tekstur yang lembut dan rasa yang manis membuat anak-anak lebih mudah menerima asupan zat besi, serat, dan vitamin tanpa merasa sedang “dipaksa” makan sayur.
“Kami ingin mengajak masyarakat melihat potensi di sekitar lingkungan. Bayam liar bukan sekadar rumput, tapi sumber gizi yang melimpah jika kita kreatif mengolahnya,” ujar perwakilan mahasiswa Kelompok 27 di sela kegiatan Posyandu Matahari.
Edukasi Praktis untuk Ibu Muda
Kegiatan ini tidak hanya sekadar sosialisasi teori, tetapi juga memberikan pemahaman tentang pola makan sehat berkelanjutan. Antusiasme ibu-ibu di Balai Dusun Gondang terlihat saat sesi diskusi mengenai kemudahan mendapatkan bahan baku dan cara pembuatan yang sangat sederhana.
Dosen Pendamping Lapangan (DPL), Janatun Na’imah, S.Si., M.Si., menegaskan bahwa strategi ini adalah langkah preventif stunting yang paling masuk akal bagi masyarakat desa. “Dengan pengolahan yang tepat, bahan pangan lokal mampu memenuhi kebutuhan gizi anak secara mandiri tanpa bergantung pada produk pabrikan yang mahal,” tuturnya.
Melalui program Pengabdian Kegiatan Masyarakat (PKM) ini, Desa Parengan diharapkan mampu menjadi contoh desa mandiri pangan yang sadar gizi. Mahasiswa UMG berhasil membuktikan bahwa solusi kesehatan nasional bisa dimulai dari inovasi dapur rumah tangga yang memanfaatkan kekayaan alam sekitar.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.