Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

BUMDes · 13 Feb 2026 15:03 WIB ·

BUMKal Sardonoharjo Jadi “Kampus” Ekonomi Desa BPD Klaten


					BUMKal Sardonoharjo Jadi “Kampus” Ekonomi Desa BPD Klaten Perbesar

Sleman, Yogyakarta [DESA MERDEKA] Desa kini tidak lagi sekadar menjadi objek pembangunan, melainkan pusat inovasi yang saling menginspirasi. Hal ini dibuktikan oleh BUMKal Oerip Soemohardjo, Sardonoharjo, Sleman, yang bertransformasi menjadi “laboratorium” pembelajaran bagi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Trucuk, Klaten, dalam kunjungan studi tiru pada Kamis (12/2/2026).

Kunjungan ini bukan sekadar seremoni silaturahmi, melainkan upaya radikal BPD Trucuk untuk membedah resep sukses Sardonoharjo dalam mengelola potensi lokal secara profesional. Fokus utamanya adalah bagaimana BUMKal mampu menjaga ritme bisnis tetap stabil melalui transparansi dan akuntabilitas yang ketat.

“Kami menjadikan ruang ini sebagai forum berbagi praktik baik. Mengelola desa harus profesional dan berkelanjutan, bukan sekadar jalan di tempat,” tegas Direktur BUMKal Oerip Soemohardjo, Cahyo Binarto.

Membedah Dapur Bisnis: Dari IT hingga Ayam Kuntara
Dalam sesi pemaparan, tim Sardonoharjo membuka “dapur” organisasi mereka, mulai dari sistem keuangan yang terdigitalisasi hingga strategi diversifikasi usaha agar tidak bergantung pada satu sektor saja. BUMKal ini terbukti sukses mengawinkan sektor tradisional dengan ekosistem digital.

Peserta dari Klaten memberikan perhatian khusus pada beberapa poin krusial:

  • Ekosistem Digital: Kolaborasi mitra untuk memperluas pasar UMKM desa.
  • Ketahanan Pangan: Integrasi sektor pertanian dan peternakan yang mandiri.
  • Permodalan: Strategi pelaporan yang akuntabel untuk menarik kepercayaan pemodal.

Melihat Bukti Nyata di Halo Bumdes Farm
Diskusi teori pun berlanjut ke pembuktian lapangan. Rombongan diajak menyisir Komplek Halo Bumdes Farm di Plumbon. Di sana, unit usaha peternakan ayam kampung unggulan bernama “Ayam Kuntara” menjadi primadona.

Para anggota BPD Trucuk melihat langsung bagaimana pola kemitraan dan manajemen operasional ayam kampung ini mampu memberikan dampak ekonomi instan bagi warga sekitar. Kunjungan lapangan ini memberikan gambaran bahwa kemandirian ekonomi desa bukan mustahil jika dikelola dengan inovasi dan manajemen yang modern.

Sinergi antar-desa seperti ini menjadi bukti bahwa kolaborasi adalah “mata uang” baru dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat akar rumput.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Strategi Ekonomi BUMDes Kebunagung Keluar dari Ketergantungan Wisata

27 Juli 2026 - 18:47 WIB

Ayam Petelur BUMDes Kebunagung Jadi Motor Ekonomi Desa

24 Juli 2026 - 15:12 WIB

Menaklukkan Tanah Pesisir, BUMDes Pasiran Panen Tonan Cabai

22 Juli 2026 - 06:01 WIB

Dari Cafe Pelangi, Desa Dengkol Menyiapkan Generasi Z

18 Juli 2026 - 20:08 WIB

Siasat BUMDes Bulukumba Tebar Benih Baru Saat Panen

9 Juli 2026 - 21:04 WIB

Dari Darurat Sampah Menuju Desa Unicorn

20 Juni 2026 - 21:27 WIB

Trending di BUMDes