Malaka, Nusa Tenggara Timur [DESA MERDEKA] – Perayaan ulang tahun partai politik biasanya identik dengan panggung orasi, namun di Kabupaten Malaka, momentum ini justru menjadi ajang penyelamatan lingkungan. Dalam rangka HUT Partai Gerindra, kawasan Hutan Lindung Wemer dan Tanggul Naimana kini menjadi sasaran penanaman ratusan anakan pohon asam dan bambu guna membentengi wilayah hilir dari ancaman banjir tahunan.
Langkah strategis ini mendapat apresiasi tinggi dari Kepala Desa Naimana dan Kepala Desa Lakekun Barat. Mereka menilai pemilihan jenis tanaman tersebut sangat akurat untuk memperkuat struktur tanah di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Benenai yang selama ini menjadi titik rawan erosi dan luapan banjir.
“Ini adalah langkah nyata untuk menjaga keselamatan warga Naimana yang bermukim tepat di bantaran sungai. Kolaborasi ini sangat krusial,” ungkap para kepala desa saat mendampingi penanaman simbolis, Minggu (8/2/2026).
Bambu dan Asam: “Paku” Alami Pencegah Erosi
Pemilihan pohon asam dan bambu bukan tanpa alasan teknis. Secara ekologis, akar bambu dikenal mampu mengikat tanah dengan sangat kuat di area miring, sementara pohon asam memiliki daya tahan tinggi terhadap perubahan cuaca ekstrem di NTT. Penanaman ini dipimpin langsung oleh Benny Chandradinata, Ketua DPC Partai Gerindra Malaka sekaligus Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi NTT.
Gotong Royong Tanpa Instruksi
Fenomena menarik terlihat saat proses penanaman berlangsung. Tanpa menunggu komando dari pejabat atau panitia, warga setempat secara sukarela membawa alat dan menggali lubang tanam. Aksi spontan ini menunjukkan tingkat kesadaran masyarakat yang tinggi bahwa hutan lindung dan kawasan DAS adalah napas kehidupan desa mereka.
Kegiatan ini membuktikan bahwa momentum politik bisa diarahkan menjadi kerja-kerja konservasi yang berdampak langsung pada keselamatan publik. Kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan unsur politik ini diharapkan menjadi standar baru dalam menjaga kelestarian alam di Kabupaten Malaka, sekaligus memastikan Tanggul Naimana tidak lagi menjadi ancaman saat musim penghujan tiba.

Desa Membangun Negeri

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.