Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR PUSAT · 16 Des 2025 20:26 WIB ·

Mahyeldi Ajak Warga Solok Perkuat Gotong Royong Hadapi Bencana


					Mahyeldi Ajak Warga Solok Perkuat Gotong Royong Hadapi Bencana Perbesar

Solok, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mengimbau pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat untuk memperkuat semangat kebersamaan serta gotong royong. Hal ini ditekankan Mahyeldi mengingat tantangan besar bencana hidrometeorologi yang tengah melanda sebagian besar wilayah Sumatera Barat, termasuk Kota Solok.

Pesan tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Solok dalam rangka peringatan Hari Jadi Kota Solok ke-55 di Gedung Kubung Tigo Baleh, Selasa (16/12/2025). Menurutnya, momentum ulang tahun kota tahun ini harus menjadi titik balik evaluasi kesiapsiagaan daerah dalam membangun infrastruktur yang lebih aman dan berkelanjutan.

Darurat Bencana di 16 Kabupaten/Kota
Mahyeldi mengungkapkan fakta memprihatinkan bahwa saat ini sebanyak 16 kabupaten dan kota di Sumatera Barat terdampak bencana alam. Menanggapi kondisi tersebut, ia menginstruksikan percepatan penanganan yang berbasis pada data lapangan.

“Pendataan dampak bencana harus dilakukan secara cepat dan akurat. Data inilah yang menjadi dasar utama kami dalam merencanakan program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana agar tepat sasaran,” tegas Mahyeldi di hadapan peserta rapat.

Selain instruksi teknis, Gubernur juga menyampaikan duka cita mendalam kepada para korban terdampak. Ia mendoakan agar masyarakat yang sedang tertimpa musibah senantiasa diberikan kesabaran dan perlindungan dalam melewati masa sulit ini.

Refleksi 55 Tahun Kota Solok
Rapat Paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Solok, Fauzi Rusli, ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat. Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, menyambut baik arahan Gubernur. Ia menilai usia ke-55 adalah waktu yang tepat untuk merefleksikan berbagai tantangan pembangunan, terutama dalam memitigasi risiko bencana alam.

Ramadhani menekankan bahwa semangat gotong royong warga Solok merupakan modal sosial yang tak ternilai. Modal inilah yang akan digunakan pemerintah kota untuk bangkit dan menata kembali pemukiman maupun fasilitas publik yang rusak akibat cuaca ekstrem.

Senada dengan itu, Ketua DPRD Kota Solok mengingatkan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kesadaran kolektif untuk tidak merusak ekosistem dianggap sebagai langkah preventif paling efektif untuk mengurangi dampak bencana hidrometeorologi di masa depan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Membalik Arus: Strategi Prabowo Jadikan Desa Benteng Ekonomi Ekonomi Nasional

14 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Di Balik Seremoni Jembatan Merah Putih Polri: Realitas atau Pencitraan?

14 Agustus 2026 - 17:05 WIB

Warung Pangan ID Food Diperluas, Pasar Tradisional Didorong Putus Rantai Pasok

11 Agustus 2026 - 05:32 WIB

Saat Artificial Intelligence Menembus Batas Desa Mencari Korban TPPO

31 Juli 2026 - 09:35 WIB

Menakar Masa Depan Ekonomi Desa di Balik Sensus 2026

11 Juni 2026 - 14:46 WIB

Dana Desa Tahap I di Atambua Tembus 94 Persen

10 Juni 2026 - 15:33 WIB

Trending di KABAR PUSAT