Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PEMERINTAHAN · 10 Des 2025 05:42 WIB ·

Bencana Sumbar: Korban Jiwa Capai 235, Wagub Vasko Apresiasi Relawan


					Bencana Sumbar: Korban Jiwa Capai 235, Wagub Vasko Apresiasi Relawan Perbesar

Wagub Vasko Ruseimy Apresiasi Relawan, Status Tanggap Darurat Sumbar Diperpanjang

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Bencana hidrometeorologi yang melanda Sumatera Barat (Sumbar) dilaporkan telah menyebabkan dampak kerugian jiwa yang signifikan. Data terbaru mencatat 235 orang meninggal dunia, sementara 93 orang lainnya masih dinyatakan hilang. Selain itu, 113 orang mengalami luka-luka, dan total 256.881 jiwa terdampak di seluruh wilayah Sumbar.

Di tengah situasi sulit ini, Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar, Vasko Ruseimy, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh relawan, aparat, dan tim gabungan yang telah bekerja tanpa henti dalam membantu masyarakat.

“Di tengah situasi sulit ini, kita masih melihat orang-orang yang ikhlas berjuang atas nama kemanusiaan. Kami berterima kasih dan bangga kepada seluruh relawan yang telah bergerak tanpa pamrih,” ujar Wagub Vasko di Padang, Selasa (9/12/2025).

Perpanjangan Status Tanggap Darurat dan Fokus Penanganan
Merespons tingkat kerusakan dan jumlah korban yang besar, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar telah memperpanjang status tanggap darurat bencana selama 14 hari ke depan, berlaku hingga 22 Desember 2025.

Fokus penanganan darurat saat ini diarahkan pada tiga hal utama:

  • Evakuasi dan Pencarian Korban Hilang: Memaksimalkan upaya menemukan 93 orang yang masih belum ditemukan.
  • Pemenuhan Kebutuhan Dasar: Memastikan logistik dan kebutuhan primer tersalurkan kepada ratusan ribu jiwa yang terdampak.
  • Verifikasi Data: Mempercepat verifikasi data kerusakan dan kerugian infrastruktur serta properti masyarakat.

Wagub Vasko menegaskan bahwa para relawan hadir di Ranah Minang bukan untuk mencari pujian atau saling menyalahkan, tetapi untuk menguatkan masyarakat yang berduka dan membantu percepatan penanganan di lapangan.

“Mereka hadir di Ranah Minang… untuk saling menguatkan dan mempercepat penanganan. Kita buktikan, dari kebersamaan inilah Sumatera Barat akan bangkit kembali,” lanjutnya, menekankan pentingnya semangat kolaborasi antar seluruh pihak terkait agar Sumbar dapat pulih lebih cepat dari bencana ini.

Semangat gotong royong dan kesediaan relawan, aparat, dan tim gabungan menjadi modal utama Pemprov Sumbar dalam menghadapi bencana hidrometeorologi, yang meliputi banjir, tanah longsor, dan dampak cuaca ekstrem lainnya.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menakar Masa Depan Ekonomi Desa di Balik Sensus 2026

11 Juni 2026 - 14:46 WIB

Dana Desa Tahap I di Atambua Tembus 94 Persen

10 Juni 2026 - 15:33 WIB

Menteri LH Ditantang Tuntaskan Proyek PSEL Padang Raya

27 Mei 2026 - 08:15 WIB

Menbud Fadli Zon Dorong Pembangunan Museum Desa Masif

20 Mei 2026 - 17:38 WIB

Program TEKAD Sulap Potensi 1.110 Desa Demi Makan Gratis

19 Mei 2026 - 10:19 WIB

Target 59 Negara: Saatnya Produk Desa Sulsel Mendunia

15 Mei 2026 - 07:17 WIB

Trending di PEMERINTAHAN