Charoen Pokphand Salurkan 14.220 Butir Telur, Gubernur Sumbar: Segera Distribusikan Cepat Tepat
Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menerima bantuan kemanusiaan signifikan dari PT Charoen Pokphand Foundation Indonesia (CPFI) bagi masyarakat yang menjadi korban bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, yang melanda sejumlah daerah di Sumbar. Bantuan berupa kebutuhan pokok ini diserahkan langsung oleh perwakilan PT Charoen Pokphand Indonesia, Syahrudin, dan diterima oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, di halaman Istana Gubernuran pada Senin, 1 Desember 2025.
Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa bantuan logistik tersebut akan segera didistribusikan tanpa menunda-nunda ke wilayah-wilayah yang paling terdampak melalui posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di tingkat kabupaten dan kota.
“Bantuan ini akan langsung kita salurkan untuk meringankan beban masyarakat di daerah terdampak. Saya sudah minta agar pendistribusian benar-benar maksimal dan tepat sasaran,” ujar Gubernur Mahyeldi.
Bantuan yang diserahkan oleh CPFI ini mencakup 14.220 butir telur, 152 dus mi instan, dan 86 dus air mineral. Kebutuhan pangan ini sangat vital mengingat telur merupakan sumber protein mudah saji, sementara mi instan dan air mineral penting untuk memenuhi kebutuhan dasar logistik di lokasi pengungsian.
Maksimalkan Penanganan di Tengah Cuaca Membaik
Mahyeldi juga menekankan bahwa penanganan bencana di lapangan akan terus diperkuat, terutama setelah kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Sumbar mulai menunjukkan perbaikan. Kondisi cuaca cerah ini harus dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh pihak yang terlibat.
“Semua harus bergerak cepat, optimalkan segala upaya mumpung cuaca cerah. Ini momen penting untuk mempercepat proses penyaluran bantuan dan penanganan di lokasi bencana,” tegas Mahyeldi, menginstruksikan seluruh jajaran untuk bekerja ekstra.
Perwakilan PT Charoen Pokphand Indonesia, Syahrudin, menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan wujud nyata kepedulian sosial perusahaan terhadap masyarakat Sumbar yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana alam.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk bersinergi dengan pemerintah dalam upaya penanggulangan bencana dan pemulihan pasca-bencana,” jelas Syahrudin, menunjukkan komitmen perusahaan dalam tanggung jawab sosial korporasi (CSR).
Sinergi antara pemerintah daerah dan sektor swasta ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan di daerah terdampak bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat.

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.