Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

IPTEK · 19 Nov 2025 05:00 WIB ·

Inovasi Pembibitan dan Digital Marketing Dongkrak Nilai Pertanian Desa Jeruk


					Inovasi Pembibitan dan Digital Marketing Dongkrak Nilai Pertanian Desa Jeruk Perbesar

Mahasiswa KKN FPB UKSW Tingkatkan Kualitas Bibit dan Olahan Sayuran Petani Lereng Merbabu

Boyolali, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Pertanian dan Bisnis (FPB) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) berkolaborasi dengan Universitas Boyolali sukses membawa inovasi teknologi pertanian dan digital marketing ke Desa Jeruk, Kecamatan Selo, Boyolali. Inisiatif melalui Program Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini berfokus pada peningkatan kualitas bibit, penanganan pascapanen, hingga digitalisasi penjualan komoditas hortikultura yang dibudidayakan petani di lereng tenggara Gunung Merbabu.

Desa Jeruk, yang dikenal sebagai penghasil tembakau di musim kemarau, beralih membudidayakan berbagai sayuran seperti cabai, sawi pakcoy, labu siam, sawi putih, dan kubis saat musim penghujan tiba. Menyadari potensi ini, para mahasiswa KKN FPB UKSW mengenalkan teknologi pembibitan soil block. Teknologi praktis dan efisien ini bertujuan menghasilkan bibit sayuran yang lebih sehat dan berkualitas, sehingga mendukung hasil panen yang subur dan produktif bagi petani.

Pemanfaatan Limbah Organik Jadi Biopestisida
Selain kualitas bibit, upaya menjaga keberlanjutan lingkungan juga menjadi sorotan. Mahasiswa melatih petani dalam teknik pembuatan biopestisida nabati yang ramah lingkungan. Menariknya, biopestisida ini dibuat dari bahan organik sederhana berupa limbah rumah tangga, seperti kulit bawang merah dan bawang putih, yang efektif mengendalikan serangan hama dan penyakit.

Dosen Pembimbing Lapangan KKN FPB UKSW, Yoga Aji Handoko, menyampaikan bahwa program ini juga menyentuh aspek peningkatan nilai jual produk pertanian melalui pengolahan pascapanen. Para mahasiswa mendampingi kelompok wanita tani dan ibu-ibu PKK Desa Jeruk dalam mengolah hasil kebun menjadi berbagai produk olahan yang sehat dan bergizi.

Produk Olahan Jadi Ikon Jajanan Khas Boyolali
Berbagai produk olahan inovatif yang dikembangkan antara lain cabbage spring roll (dimsum kulit kubis), pakcoy cheese stick, manisan labu siam, hingga frozen sambal goreng labu siam dalam kemasan vakum. Dengan mengolah hasil panen, nilai tambah komoditas pertanian dapat ditingkatkan, yang berujung pada perolehan tambahan penghasilan bagi masyarakat.

Anggota Tim PMM dari Universitas Boyolali, Donna Setiawati, menyatakan keyakinannya bahwa produk-produk tersebut ke depan berpotensi menjadi ikon makanan camilan khas Boyolali. Untuk memastikan produk ini sukses di pasar, mahasiswa memfasilitasi strategi digital marketing komprehensif. Strategi ini mencakup kemitraan dengan toko oleh-oleh lokal serta pemanfaatan toko online (marketplace) dan berbagai platform media sosial, seperti Instagram, Facebook, TikTok, dan WhatsApp Business.

Sekretaris Desa Jeruk, Supriyono Sumarlan, dan Ketua Badan Permusyawaratan Desa, Sunardi, menyambut baik kontribusi nyata dari perguruan tinggi ini. Mereka sepakat bahwa kehadiran FPB UKSW dan Universitas Boyolali melalui kegiatan KKN dan pengabdian masyarakat telah membantu mendorong kreativitas petani, Ibu-ibu PKK, dan Karang Taruna dalam menciptakan peluang strategis bagi pengembangan pertanian dan pembangunan Desa Jeruk secara keseluruhan.

Dekan FPB UKSW, Bistok Hasiholan Simanjuntak, yang hadir dalam penutupan kegiatan, turut mengapresiasi kinerja mahasiswa yang disambut positif oleh masyarakat. Ia berharap program PMM yang difasilitasi oleh FPB UKSW dan didanai oleh Kemendiktisaintek RI tahun 2025 dengan nomor kontrak: 338/C3/DT.05.00/PM-BATCH III/2025, tanggal 10 September 2025 ini, dapat memberikan dampak yang positif dan berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat Desa Jeruk.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 111 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sawah Krandegan Panen 3 Kali Lewat Pompa Surya

22 Mei 2026 - 14:16 WIB

Membongkar Birokrasi Lambat, Desa Sukaindah Bekasi Bersiap Digital

18 Mei 2026 - 22:21 WIB

Hilirisasi Daun Iboih Ubah Wajah Ekonomi Aneuk Batee

2 Mei 2026 - 06:18 WIB

Modal Dengkul Hasil Sawah: Rahasia Sukses Kandang Komunal Kadirejo

13 April 2026 - 17:47 WIB

Sitinjau Lauik Merdeka Sinyal: Mudik 2026 Makin Aman

20 Maret 2026 - 21:32 WIB

Algoritma Baru Google: Angin Segar Buat Berita Desa

19 Maret 2026 - 11:26 WIB

Trending di IPTEK