Wonogiri, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] – Uang tunai Rp300 ribu per bulan mengalir ke kantong 25 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Ngadipiro, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Ini bukan bansos biasa, melainkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa khusus kemiskinan ekstrem periode Juni 2023 yang disalurkan pada Jumat (9/6/2023).
Ada yang berbeda pada penyaluran anggaran kali ini. Merujuk Inpres Nomor 4 Tahun 2022, arah kompas Dana Desa kini berubah haluan. Jika dulu bantuan modal sosial dibagikan secara masif akibat pandemi, per tahun 2023 sasarannya diperketat khusus untuk warga yang masuk dalam radar kemiskinan ekstrem. Syarat mutlaknya: mereka belum pernah tersentuh bantuan pemerintah lain seperti PKH maupun BPNT.

Menariknya, pemerintah pusat memberikan keleluasaan penuh bagi birokrasi desa untuk melacak warga yang berhak. Aturan mainnya dibuat berlapis demi memastikan dompet negara tidak salah sasaran.
Pola Subsidi Silang Wilayah: Jika Desa Ngadipiro bersih dari warga miskin ekstrem, anggaran tidak lantas hangus. Tim pengelola wajib menyisir satu hingga empat desa di sekitarnya untuk mencari keluarga yang memenuhi syarat.

Jika wilayah sekitar pun nihil, barulah bantuan dialihkan secara internal kepada warga dengan kriteria khusus yang lolos survei lapangan, yaitu:
- Keluarga yang mendadak kehilangan mata pencaharian.
- Rumah tangga dengan anggota keluarga yang mengidap sakit menahun atau kronis.
- Rumah tangga tunggal yang dihuni lansia atau penyandang difabel.
Langkah validasi faktual ini menjadi kunci penting agar pembangunan desa berjalan adil. Proses penyaluran di balai desa berlangsung tertib dengan pengawalan dari pendamping desa, Sri Utami, serta personel Koramil setempat. Anggaran ini diharapkan menjadi bantalan ekonomi yang konkret, bukan sekadar bagi-bagi uang di tingkat akar rumput.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.