Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

EKONOMI BISNIS · 30 Sep 2025 18:54 WIB ·

Kolaborasi Tiga Pihak Lahirkan Agroeduwisata Matesih Karanganyar


					Kolaborasi Tiga Pihak Lahirkan Agroeduwisata Matesih Karanganyar Perbesar

Karanganyar, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] – Pemerintah Kabupaten Karanganyar bersama Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dan Pemerintah Desa Matesih meresmikan soft launching Agroeduwisata Agro Rumpun Hijau di Desa Matesih, Kecamatan Matesih, pada Senin (29/9/2025) sore. Acara ini menandai momentum penting pengembangan desa yang mengintegrasikan sektor pertanian, edukasi, dan wisata, sekaligus menjadi embrio bagi lahirnya petani milenial yang inovatif.

Acara peresmian dihadiri langsung oleh Bupati Karanganyar H. Rober Christanto, Wakil Bupati H. Adhe Eliana, serta perwakilan akademisi, yakni Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNS, Prof. Ir. Dody Ariawan. Kehadiran jajaran Forkopimca, tokoh masyarakat, pengurus BUMDes, dan kelompok tani menunjukkan dukungan kolektif terhadap inisiatif ini.

Kepala Desa Matesih, Andrianto, S.H., melaporkan bahwa Agroeduwisata Agro Rumpun Hijau lahir dari semangat kolaborasi multipihak antara pemerintah desa, kelompok tani, dan perguruan tinggi. Ia berharap kawasan ini melampaui fungsi wisata edukasi, bertransformasi menjadi sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat desa dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan dunia akademisi.

Wakil Rektor UNS, Prof. Ir. Dody Ariawan, menegaskan komitmen perguruan tinggi untuk menjadi mitra aktif dalam pengembangan kawasan ini. Dukungan UNS akan difokuskan melalui program akademik, penelitian, dan pemberdayaan yang diharapkan mampu melahirkan inovasi dan keberlanjutan yang memperkuat sektor pertanian dan pariwisata lokal. Sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat ini menjadi model ideal dalam pengembangan potensi desa.

Bupati Karanganyar, H. Rober Christanto, mengapresiasi tinggi inisiatif Desa Matesih dan dukungan UNS. Menurutnya, Agroeduwisata ini adalah ruang strategis bagi lahirnya petani milenial yang inovatif, kreatif, dan memiliki daya saing. Pemerintah Kabupaten Karanganyar berkomitmen memberikan dukungan substantif, mulai dari pelatihan, program Corporate Social Responsibility (CSR), hingga kemitraan yang bertujuan agar sektor pertanian semakin diminati dan dikelola secara modern oleh generasi muda.

Bupati menekankan bahwa pertanian merupakan fondasi ketahanan pangan dan penopang stabilitas nasional. Melalui Agroeduwisata, ekosistem pertanian diharapkan semakin kuat dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani. “Ini menjadi bagian dari perjalanan menuju Indonesia Emas 2045,” tandasnya. Peresmian ini ditutup dengan optimisme bahwa Agroeduwisata Agro Rumpun Hijau akan menjadi pusat edukasi, wisata, dan pemberdayaan yang mampu menghidupkan ekonomi desa serta menjadi contoh nyata kolaborasi tripartit.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 80 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KUB PMPL Desak KPPU Usut Jerat Utang PT PCP di Kaltara

16 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Data BPS Diabaikan, Pelatihan UMKM Sumbar Terjebak Rutinitas Seremonial

13 Oktober 2026 - 06:15 WIB

Mengubah Layanan UMKM Sumbar Menjadi Produk Laris Manis

9 Oktober 2026 - 21:36 WIB

Stimulan Rp115 Miliar Sumbar: Proyek Mubazir Tanpa Pembeli Siaga?

3 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Membedah “Karpet Merah” Ekosistem Kendaraan Listrik di Ranah Minang

2 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Paramadina Dorong Pemuda Cerdas Finansial dan Amankan Data

3 September 2026 - 06:03 WIB

Trending di EKONOMI BISNIS