Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan [DESA MERDEKA] – Kehadiran tim medis di lapangan hijau bukan sekadar formalitas. Dalam tensi tinggi pertandingan sepak bola Pasimarannu Cup di Kepulauan Selayar, kesigapan tenaga kesehatan terbukti menjadi kunci keselamatan atlet desa. Sebuah insiden cedera serius akibat benturan dan kelelahan sempat memicu ketegangan, namun berhasil ditangani dengan cepat berkat kesiapan tim medis UPTD Puskesmas Pasimarannu yang bersiaga di pinggir lapangan.
Tanpa menunda waktu, tim medis langsung merespons pemain yang terjatuh dengan terapi peregangan darurat untuk mengatasi kram hebat. Penanganan yang tepat ini memastikan kondisi pemain segera stabil, sekaligus menegaskan bahwa standar keselamatan adalah prioritas utama dalam setiap hajatan besar di tingkat kecamatan maupun desa.
Kolaborasi Demi Sportivitas Desa
Ketua pertandingan Pasimarannu Cup, Hamsin, mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran tim medis yang tanggap. Menurutnya, jaminan keselamatan inilah yang membuat para pemain bisa berkompetisi dengan penuh semangat tanpa rasa was-was. Sinergi antara panitia, aparat keamanan, dan Puskesmas menciptakan ekosistem olahraga desa yang aman dan tertib.
Kehadiran layanan kesehatan dalam turnamen merayakan HUT ke-80 RI ini menjadi bukti nyata bahwa kesuksesan acara desa tidak hanya diukur dari skor pertandingan, tetapi juga dari nol insiden fatal. Kolaborasi solid ini memberikan rasa aman bagi warga dan pemain, sekaligus menumbuhkan iklim kompetisi yang sehat di wilayah Kepulauan Selayar.

“Ketika suara rakyat dibungkan, jurnalisme menjadi senjata. Kami hadir bukan hanya untuk melaporkan, tapi untuk mengingatkan bahwa keadilan dimulai dari keberanian menyuarakan kebenaran. Di balik setiap berita, ada tekad untuk menjadikan desa lebih sadar, lebih berdaya, dan benar-benar merdeka.”
HP : 081355523999

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.